Jakarta, Pahami.id –
Menteri Urusan Sosial (Menteri Sosial) Saifullah Yusuf Atau biasa dipanggil Gus ipul Kunjungi Sekolah Menengah Superior CT Arsa Foundation Di Sukoharjo Regency, Central Java, Minggu (3/23).
Di dalamnya, Gus Ipul mengakui bahwa ia telah belajar banyak untuk menjalankan program sekolah orang yang diprakarsai oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Saya adalah orang pertama yang ditugaskan pada bulan Januari oleh presiden sebagai orang yang bertanggung jawab untuk mengorganisir sekolah orang ini, saya segera mengatakan ketua Tanjung Ngaji,” kata Gus Ipul.
Menurut Gus Ipul, program sekolah rakyat yang akan diterapkan oleh pemerintah tidak jauh berbeda dari sekolah CT Arsa terkemuka. Sekolah ini dianggap berhasil dalam menghasilkan lulusan berkualitas yang dapat diterima oleh universitas yang terkenal.
“Kami tahu bahwa sekolah ini dapat membawa lulusan berkualitas,” katanya.
Selain pengetahuan, siswa di sekolah terkemuka Yayasan CT ARSA juga dilatih dengan pendidikan karakter. GUS IPUL menilai bahwa siswa di sekolah memiliki harga diri dan ambisi yang tinggi.
“Mereka rata -rata pergi ke sekolah, empat tahun setelah lulus kuliah, pulang telah menjadi kemampuan, keterampilan dan diterima di berbagai perusahaan, sehingga mereka merasa seperti mereka dapat menjadi agen perubahan dalam lingkungan keluarga dan di komunitas mereka,” katanya.
Menurut data BPS sekitar 64,46% orang tua miskin akan tetap dalam kategori yang buruk di masa depan. Tetapi rantai kemiskinan dapat diputuskan dengan memberikan pendidikan yang berkualitas.
“Tidak mungkin bagi Indonesia untuk dicapai setelah 100 tahun kemerdekaan Indonesia, tanpa kebangkitan orang miskin, Loir Wong,” katanya.
“Ini harus dilakukan bersama melalui proses pendidikan, tidak hanya melanggar rantai kemiskinan, tetapi lebih dari itu, itu menghasilkan agen perubahan,” katanya.
Gus Ipul sendiri mengunjungi sekolah terkemuka Yayasan CT Arsa dua kali.
“Kami telah berada di sini beberapa kali, tim juga di sini untuk belajar, mengeksplorasi apa proses yang baik dapat dilakukan di sini,” katanya.
Dia menyoroti setidaknya dua hal yang akan direplikasi dari CT Arsa Foundation. Selain pendidikan formal, siswa juga mendapatkan pendidikan karakter dari sekolah.
“Ada dua ya, mereka adalah sekolah formal, dan yang kedua memiliki pendidikan karakter,” katanya.
(SYD/RDS)