Jakarta, Pahami.id —
Beberapa orang tewas setelah sebuah kereta menabrak minibus sekolah yang membawa tujuh anak Belgia utara pada Selasa (26/5).
Dua sumber mengatakan AFP bahwa terdapat beberapa korban jiwa di kalangan penumpang bus setelah terjadi tabrakan di perlintasan kereta api di desa Buggenhout.
Laporan media televisi Belgia menunjukkan minibus tersebut rusak parah dan terbalik di sisi jalan dekat rel kereta api, sementara tenda darurat didirikan oleh petugas penyelamat di sekitar lokasi kejadian.
Seorang juru bicara polisi mengatakan kepada media bahwa ada tujuh anak, seorang teman dan seorang sopir di dalam minibus tersebut.
Polisi Belgia menolak membeberkan jumlah korban dalam insiden tersebut saat ditanya oleh AFP.
“Dampaknya sangat kuat,” kata juru bicara operator jaringan kereta api Infrabel Frederic Sacre.
Sacre malah menggambarkan kecelakaan itu sebagai “peristiwa tragis”.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.08 WIB, sebuah minibus ditabrak oleh kereta api yang seharusnya berhenti di stasiun berikutnya, sekitar satu kilometer dari lokasi, katanya.
Menteri Dalam Negeri Belgia Bernard Quintin menulis di X bahwa “saya turut berduka cita bersama para korban dan keluarga mereka.”
“Saya berharap para korban luka diberi kekuatan,” tulisnya.
(rds/bac)
Menambahkan
sebagai pilihan
sumber di Google

