Berita Kemlu Koordinasi dengan Korsel Cari 4 ABK WNI yang Masih Hilang

by


Jakarta, Pahami.id

Kementerian Luar Negeri Indonesia berkoordinasi dengan Penjaga Pantai Korea (KCG) untuk mencari empat warga negara Indonesia (warga negara Indonesia) yang masih hilang dalam kecelakaan kapal nelayan di lepas pantai selatan Tongyeong, Provinsi Gyeongsang Selatan.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha mengatakan kelima awak kapal yang terdiri dari empat awak kapal WNI dan satu awak kapal asal Korea Selatan tersebut masih dalam pencarian. KCG. .

Proses pencarian masih dilakukan oleh Korean Coast Guard (KCG) terhadap 5 awak kapal lainnya yang terdiri dari 4 awak kapal WNI dan 1 awak kapal asal Korea Selatan, kata Judha dalam kesaksiannya, Minggu (10/3).


Dalam kesempatan itu, Judha juga membenarkan bahwa empat dari sembilan awak “2 Haesinho” dinyatakan tewas setelah ditemukan. Keempat awak kapal tersebut adalah tiga warga negara Indonesia dan satu warga negara Korea Selatan.

“KBRI Seoul telah mengirimkan Tim Perlindungan WNI ke Tongyeong, sekitar 5 jam perjalanan darat dari Seoul. Tim berkoordinasi erat dengan KCG untuk proses pencarian dan RS SAE Tongyeong untuk proses penanganan jenazah,” kata Judha.

Kementerian Luar Negeri telah menghubungi seluruh keluarga ketujuh awak kapal WNI tersebut untuk memberikan informasi terkini mengenai proses pencarian dan penanganan jenazah.

Sebelumnya, Penjaga Pantai Korea melaporkan tiga warga Indonesia tewas dalam kecelakaan kapal nelayan di pantai selatan Tongyeong, Provinsi Gyeongsang Selatan. Jumlah WNI yang meninggal bertambah dari dua sebelumnya.

“Tim Penjaga Pantai berencana melakukan penyelamatan kapal pada Minggu sore,” lapor Yonhap, Minggu (10/3).

Kapal penangkap ikan “2 Haesinho” tenggelam setelah mengalami kecelakaan pada Kamis pagi (7/3). Kapal tersebut membawa dua awak kapal asal Korea Selatan dan 7 awak kapal asal Indonesia.

Pada Sabtu (9/3) malam pukul 13.00 WIB ditemukan 3 awak kapal yang terdiri dari 2 awak kapal WNI dan satu awak kapal asal Korea Selatan.

Ketiganya ditemukan tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Setelah mendapat perawatan intensif di RS SAR Tongyeong, ketiganya dinyatakan meninggal dunia.

Sejak kejadian tersebut, pihak berwenang Korea Selatan telah mengerahkan sekitar 20 kapal dan empat pesawat untuk melakukan operasi pencarian.

(nomor/alamat)

!function(f,b,e,v,n,t,s){if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?
n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};if(!f._fbq)f._fbq=n;
n.push=n;n.loaded=!0;n.version=’2.0′;n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;
t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window,
document,’script’,’//connect.facebook.net/en_US/fbevents.js’);

fbq(‘init’, ‘1047303935301449’);
fbq(‘track’, “PageView”);