Jakarta, Pahami.id —
Kelompok milisi di Lebanon, Hizbullahmemperingatkan warga Israel di utara untuk mengevakuasi kota-kota dalam radius 5 km dari perbatasan kedua negara. Hizbullah akan menyerang wilayah tersebut.
Dikutip dari ReutersPernyataan itu disampaikan Hizbullah melalui pesan yang diunggah ke saluran Telegram mereka dalam bahasa Ibrani pada Jumat pagi (6/3).
“Agresi militer Anda terhadap kedaulatan Lebanon dan keselamatan penduduk sipil, penghancuran infrastruktur sipil, dan kampanye penggusuran, tidak akan luput dari hukuman,” tulis Hizbullah.
Peringatan Hizbullah datang kurang dari sehari setelah Israel memperingatkan warga Lebanon untuk meninggalkan pinggiran selatan Beirut, yang memicu eksodus di sebagian besar ibu kota yang dikenal sebagai Dahiyeh.
Israel kemudian melancarkan serangan ke Beirut pada Jumat pagi ini. Lebanon menyebutkan, hingga Kamis (5/3), sudah ada 123 korban jiwa sejak Israel menyerang negaranya pada Senin (2/3).
Lebanon terlibat dalam perang AS-Israel vs Iran ketika Hizbullah melepaskan tembakan untuk mendukung Iran Senin lalu. Serangan tersebut menyebabkan serangan udara Israel terkonsentrasi di pinggiran selatan Beirut dan di Lebanon selatan dan timur.
Israel mengatakan pihaknya tidak akan mengevakuasi kota-kota perbatasannya dan telah mengirim lebih banyak pasukan ke Lebanon, dengan mengatakan bahwa tindakan tersebut merupakan tindakan defensif yang bertujuan melindungi warganya yang tinggal di dekatnya.
(membaca)

