Jakarta, Pahami.id —
Iran berencana menerapkan mekanisme baru untuk memungut biaya transit bagi kapal yang melewati rute perdagangan global Selat Hormuz.
Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, mengatakan mekanisme baru ini akan menguntungkan kapal-kapal tertentu.
“Dalam proses ini, hanya kapal komersial dan pihak yang bekerja sama dengan Iran yang akan mendapatkan keuntungan darinya,” kata Azizi seperti dikutip Agensi AnadoluSabtu (16/5).
“Rute ini akan tetap ditutup untuk operator yang disebut ‘proyek kebebasan‘,” tambahnya.
Proyek kebebasan adalah operasi yang diprakarsai oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengawal kapal yang terjebak di Selat Hormuz, Iran.
Azizi juga mengatakan Iran akan segera mengungkap dan menerapkan mekanisme baru tersebut. Namun, dia tidak merinci lebih lanjut.
Sudah lama diberitakan bahwa Iran akan mengenakan biaya bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Sebuah jurnal yang berfokus pada pelayaran dan perdagangan maritim, Lloyd List, melaporkan bahwa Iran telah membentuk sebuah badan yang bertugas mengenakan bea masuk pada kapal dan menyetujui transit mereka di tengah ketegangan di perairan tersebut.
“Otoritas Selat Teluk Persia telah memperkenalkan kerangka kerja baru yang mengharuskan kapal mendapatkan izin transit dan membayar biaya tol sebelum berlayar,” tulis jurnal tersebut pekan lalu.
Menurut jurnal tersebut, kapal yang transit di Selat Hormuz wajib menyerahkan catatan rinci kepemilikan, asuransi, rincian awak kapal, dan rencana rute transit.
Selat Hormuz ditutup sebagai respons Iran terhadap serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.
Di hari yang sama, Teheran bergegas melancarkan serangan balik terhadap aset militer AS di negara-negara Teluk dan Israel. Sebagai upaya untuk menekan musuh-musuhnya, Iran menutup Selat Hormuz pada 2 Maret.
Ketegangan akibat perang semakin terasa setelah Trump juga memblokir kapal-kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran.
(isa/wiw)
Menambahkan
sebagai pilihan
sumber di Google

