Berita Ini Jet Tempur Siluman China Generasi Ke-6 yang Bikin AS Merinding

by
Berita Ini Jet Tempur Siluman China Generasi Ke-6 yang Bikin AS Merinding


Jakarta, Pahami.id

Cina kabarnya mempercepat pengembangan dua jet tempur canggih buatannya Amerika Serikat semakin bersemangat untuk bersaing.

Laporan Departemen Pertahanan AS yang dirilis pada Desember 2025 melaporkan bahwa kedua jet tempur tersebut sering disebut sebagai J-36 dan J-50.


Pentagon melaporkan bahwa dua jet tempur generasi terbaru ini diyakini secara luas sebagai visi Tiongkok untuk dominasi udara dan laut di masa depan.

Departemen yang kini dikenal dengan nama Departemen Perang AS itu juga menilai J-36 dan J-50 berpotensi menjadikan China salah satu negara pertama yang menguji jet tempur generasi keenam.

Dalam beberapa tahun terakhir, persaingan antar negara adidaya semakin bergeser ke arah pengembangan teknologi penerbangan militer generasi mendatang. Salah satu perkembangan paling signifikan di bidang ini adalah percepatan program pesawat tempur generasi keenam Tiongkok.

Jet tempur generasi keenam China diperkirakan jauh lebih unggul dibandingkan pesawat generasi kelima saat ini seperti Lockheed Martin F-35 Lightning II atau Chengdu J-20 China.

Dikutip Rekayasa yang MenarikPesawat masa depan ini tidak hanya fokus pada kemampuan siluman dan kecepatan, namun juga akan dirancang untuk beroperasi sebagai bagian dari sistem tempur jaringan.

Ini bukan lagi sekedar konsep

Laporan AS menekankan bahwa Tiongkok tidak lagi berada pada tahap konsep atau desain, namun sudah berada pada tahap pengembangan.

Kedua pesawat tersebut saat ini menjadi bagian dari program uji terbang aktif yang didukung oleh industri kedirgantaraan terkemuka di negara tersebut.

Kemampuan operasional untuk kedua platform diperkirakan akan mulai muncul pada pertengahan tahun 2030an, menempatkan mereka pada timeline yang sebanding dengan program NGAD Angkatan Udara AS dan inisiatif F/A-XX Angkatan Laut AS, menurut laporan Army Acknowledgment.

Pesawat yang biasa disebut J-36 ini diyakini dirancang terutama untuk misi superioritas udara dan operasi jarak jauh. Para analis memperkirakan pesawat ini pada akhirnya bisa melengkapi atau menggantikan jet tempur generasi kelima yang sebelumnya ada di angkatan udara Tiongkok.

(rds/rds)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google