Berita Inggris Ungkap Pemimpin Oposisi Rusia Tewas Akibat Racun dari Katak

by
Berita Inggris Ungkap Pemimpin Oposisi Rusia Tewas Akibat Racun dari Katak


Jakarta, Pahami.id

Pemerintah Inggris melalui kantor kementerian luar negerinya (Kantor Luar Negeri) menyatakan bahwa pemimpin oposisi RusiaAlexei Navalny, meninggal karena racun yang dihasilkan dari racun katak panah (anak panah katak).

Dua tahun setelah kematian Navalny di koloni penjara Siberia, Inggris dan sekutunya kini secara resmi menuduh Kremlin bertanggung jawab.

Kesimpulan ini diambil berdasarkan analisis sampel material yang ditemukan di tubuh Navalny. Sebelumnya, pihak berwenang Rusia secara konsisten membantah terlibat dalam kematian tokoh oposisi tersebut.


Kantor Luar Negeri menegaskan, tidak ada alasan medis atau lingkungan yang masuk akal atas ditemukannya toksin epibatidine di tubuh Navalny, selain upaya pembunuhan yang disengaja.

“Hanya Pemerintah Rusia yang mempunyai sarana, motif, dan kesempatan untuk menggunakan racun mematikan ini terhadap Alexei Navalny selama di penjara,” kata Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper di luar Konferensi Keamanan Munich, seperti dilansir Berita LangitSabtu (14/2).

Pernyataan ini disampaikan setelah Yvette Cooper bertemu dengan janda mendiang Navalny, Yulia Navalnaya. Pertemuan tersebut bertepatan dengan peringatan dua tahun pengumuman meninggalnya Navalny yang juga disampaikan Yulia pada forum yang sama pada tahun 2024.

Menlu Inggris dalam keterangannya mengatakan negaranya berkomitmen penuh untuk mengungkap fakta di balik kematian Navalny dua tahun lalu.

Selain itu, Inggris menekankan rencana “biadab” Kremlin untuk membungkam suara oposisi. Penggunaan racun jenis ini dipandang pemerintah Inggris sebagai bukti ketakutan luar biasa pemerintah Rusia terhadap oposisi politiknya.

Menurut pihak Inggris, penggunaan racun katak panah menunjukkan metode brutal yang digunakan pihak berwenang di Rusia untuk menghilangkan ancaman politik.

Sejauh ini Kremlin belum memberikan update mengenai rilis penemuan epibatidine dari intelijen dan laboratorium Inggris.

(Wow)