Jakarta, Pahami.id —
Ibu kota negara bagian Jalisco, Guadalajara, tiba-tiba menjadi kota hantu setelah terjadi kerusuhan di Meksiko, Minggu (22/2) akibat tewasnya bos kartel narkoba. El Mencho.
Al Jazeera melaporkan bahwa penduduk Guadalajara berlindung di dalam rumah setelah terjadi kerusuhan menyusul kematian gembong narkoba Nemesio Rubén Oseguera Cervantes atau “El Mencho” dalam operasi militer.
Gubernur Jalisco Pablo Lemus Navarro meminta warga tidak keluar rumah hingga situasi terkendali. Bersamaan dengan itu, ia menghentikan sementara layanan angkutan umum.
Guadalajara akan menjadi tuan rumah beberapa pertandingan di Piala Dunia 2026. Dalam foto yang diunggah Al JazeeraBeberapa bus dan truk yang terbakar terlihat di jalan raya dekat Estadio Akron, stadion Piala Dunia Meksiko.
Mobil yang terbakar juga terlihat di kota wisata Puerto Vallarta.
Menurut Lemus, kerusuhan telah menyebar setidaknya ke lima negara bagian Meksiko.
Meksiko terbakar setelah El Mencho tewas dalam baku tembak dengan tentara di kota Tapalpa pada hari Minggu.
El Mancho adalah tokoh berpengaruh dalam jaringan narkoba Meksiko, memimpin 5.000 anggota yang tersebar di setiap benua kecuali Antartika.
Kelompoknya, Cartel de Jalisco Nueva Generación (CJNG), dituduh melakukan penculikan, penyiksaan, pembunuhan, kanibalisme dan perdagangan fentanil, obat-obatan terlarang paling mematikan di Amerika.
Beberapa maskapai penerbangan telah membatalkan penerbangan ke Puerto Vallarta dan Guadalajara menyusul kerusuhan tersebut. Video yang beredar di media sosial menunjukkan para penumpang berlarian panik di bandara dan terjebak saat penerbangan dihentikan.
Bentrokan antara kartel CJNG dan militer dilaporkan menewaskan enam anggota kelompok tersebut dan melukai tiga anggotanya.
(blq/blq/rhr)

