Berita Bagaimana Jeffrey Epstein Kenal sampai Seret Pejabat-Presiden?

by
Berita Bagaimana Jeffrey Epstein Kenal sampai Seret Pejabat-Presiden?

Jakarta, Pahami.id

Pelaku kejahatan seksual dan perdagangan seks anak di bawah umur, Jeffrey Epstein, menimbulkan kehebohan di dunia setelah arsip pribadinya mengungkap hubungannya dengan pengusaha, pejabat, presiden, dan bahkan keluarga kerajaan.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada 30 Januari merilis jutaan halaman dokumen berupa email, foto, dan video yang menunjukkan hubungan Epstein dengan nama-nama beken.

Tokoh-tokoh tersebut antara lain Presiden AS Donald Trump, CEO Tesla Elon Musk, miliarder Inggris Richard Branson, pengusaha wanita yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA) Aziza Al Ahmadi, dan mantan pangeran Inggris Andrew Mountbatten-Windsor.


Selama bertahun-tahun, orang bertanya-tanya bagaimana orang seperti Epstein bisa mengetahui dan menyeret begitu banyak tokoh dunia ke dalam kasusnya.

Waktu New York telah menyelidiki Epstein sejak 2019 dengan mewawancarai rekan kerja, pacar, mitra bisnis, dan pihak lain yang mengenal Epstein. The New York Times juga mencari arsip, meninjau foto dan catatan, serta meninjau email dan ribuan halaman catatan publik terkait Epstein.

Kesimpulannya, Epstein telah melakukan penipuan untuk mencapai posisinya saat ini. Jauh sebelum menjadi ‘dermawan’ seperti yang diklaim, Epstein adalah seorang guru matematika dan fisika yang dikeluarkan dari kampus.

Menurut investigasi The New York Times, Epstein mulai tergoda untuk hidup di kalangan sosialita setelah diundang ke galeri oleh orang tua salah satu siswa di Dalton School. Di sana, dia bertemu dengan orang tua siswa kaya lainnya, dan diperkenalkan dengan eksekutif Bear Stearns, Ace Greenberg.

Perkenalannya dengan Greenberg membuahkan hasil karena membawa Epstein ke hadapan Michael Tennenbaum, eksekutif senior lainnya di Bear Stearns. Tennenbaum, yang segera menjadi bos Epstein, menyukai Epstein karena kegigihan dan kemampuannya.

Namun, Tenenbaum akhirnya mengetahui bahwa Epstein telah melakukan penipuan terkait latar belakang pendidikannya. Staf HR melaporkan kepadanya bahwa dua universitas yang diklaim Epstein sebagai kampusnya menyatakan tidak pernah memiliki mahasiswa bernama Jeffrey Epstein.

Laporan ini kemudian diteruskan ke Epstein. Tanpa ragu, Epstein mengaku tidak pernah lulus kuliah karena tidak pernah diberi kesempatan

Saat itu, Tennenbaum mempercayai cerita sedih Epstein dan mengabaikan fakta tersebut karena dia sudah menyukai penampilan Epstein. Namun keputusan tersebut kini menjadi sesuatu yang disesalkan Tennenbaum karena Epstein berhasil menaiki tangga sosial dan menjadi pedagang seks menggunakan rekam jejaknya di Bear Stearns.

Masa jabatan Epstein di Bear Stearns berlangsung selama lima tahun. Dia memikat banyak klien penting untuk berbisnis dengannya menggunakan karirnya di sana.

Lanjutkan ke berikutnya…