Jakarta, Pahami.id —
Etihad Airways mengumumkan penangguhan semua penerbangan ke dan dari Abu Dhabi hingga pukul 02.00 waktu Uni Emirat Arab (UEA) pada Senin, 2 Maret 2026 akibat penutupan wilayah udara regional.
Penutupan tersebut terjadi akibat serangan udara Israel dan AS terhadap Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Mengutip akun resmi Etihad Airways di X, pihak maskapai menegaskan situasi tetap dinamis dan jadwal penerbangan dapat berubah sewaktu-waktu.
Penumpang disarankan untuk memeriksa status penerbangan melalui situs resmi etihad.com sebelum menuju ke bandara dan memastikan rincian kontak mereka selalu terbaru.
Etihad juga memberikan opsi bagi penumpang dengan tiket yang diterbitkan hingga 28 Februari 2026 dan dengan tanggal perjalanan hingga 2 Maret 2026 untuk memesan ulang tanpa biaya tambahan untuk penerbangan Etihad hingga 15 Maret 2026.
Penumpang penerbangan yang dibatalkan dapat mengajukan pengembalian dana penuh melalui situs resmi Etihad melalui laman etihad.com/help atau agen perjalanan masing-masing.
Maskapai tersebut mengatakan volume panggilan ke pusat layanan tinggi dan meminta penumpang bersabar karena waktu tunggu mungkin lebih lama dari biasanya.
Etihad menekankan keselamatan penumpang dan staf adalah prioritasnya, dan operasi normal akan dilanjutkan segera setelah kondisi memungkinkan.
(baca/baca)

