Berita AS Beri Sinyal Siap Lanjut Perang Lagi dengan Iran

by
Berita AS Beri Sinyal Siap Lanjut Perang Lagi dengan Iran


Jakarta, Pahami.id

Amerika Serikat membuka kesempatan untuk melanjutkan perang dengan Iran menyusul perjanjian damai antara kedua negara masih belum jelas.

Sinyal tersebut disampaikan Menteri Perang Pete Hegseth saat menghadiri konferensi pertahanan tingkat tinggi di Asia, Sabtu (30/5). Dia mengatakan AS mampu melanjutkan perang dengan Iran jika diperlukan.


“Kami lebih dari mampu, kami memiliki persediaan lebih dari cukup untuk itu [perang lagi]di sana dan di seluruh dunia karena cara kita menyeimbangkan amunisi canggih dan banyak lagi,” kata Hegseth seperti dikutip AFP.

“Kami berada dalam posisi yang sangat baik,” tambahnya.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menegaskan kembali pendiriannya, dengan mengatakan pasukan AS “tetap hadir dan waspada” di seluruh kawasan Timur Tengah.

Pada hari Kamis, AS dan Iran sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari dan memulai negosiasi mengenai program nuklir Teheran.

Namun usulan tersebut masih perlu persetujuan Presiden AS Donald Trump. Dia bertekad untuk membongkar program nuklir dan senjata Iran.

“Iran harus setuju bahwa mereka tidak akan memiliki senjata nuklir atau bom. Selat Hormuz segera dibuka, tanpa tol, untuk lalu lintas tanpa batasan, di kedua arah,” kata Trump.

Dia kemudian berkata, “Semua ranjau laut, jika ada, akan dihancurkan.”

Trump dilaporkan mengadakan pertemuan dengan para penasihatnya di Gedung Putih setelah pembicaraan AS-Iran untuk membahas kesepakatan nuklir Iran pada hari Jumat.

Sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan pertemuan tersebut berakhir tanpa keputusan. Dia mengatakan Trump hanya ingin Iran tidak bisa mengembangkan senjata nuklir.

Sejak awal perundingan, Trump bersikeras bahwa program nuklir Iran harus dibongkar. Namun Teheran menolaknya.

Iran telah berulang kali menyatakan bahwa program nuklirnya adalah untuk tujuan sipil, bukan untuk membuat senjata.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei juga mengatakan bahwa pembicaraan terakhir dengan AS fokus pada mengakhiri perang, masalah nuklir dibahas setelah konflik selesai sepenuhnya.

Begitu pula dengan Ketua Delegasi Iran yang juga Ketua DPR Mohammad Bagher Ghalibaf yang menyatakan tidak akan mengambil tindakan lebih lanjut.

“Tidak ada langkah lebih lanjut sampai pihak lain bertindak. Kami tidak mendapatkan konsesi melalui diskusi, tapi melalui rudal,” ujarnya.

(isa/bac)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google