Jakarta, Pahami.id —
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengerahkan beberapa pesawat militer Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD) ke daerah sasaran, Tanah penggembalaan.
Dalam keterangan resminya, NORAD menyebutkan pesawat hampir mencapai Greenland.
“Untuk kegiatan yang sudah direncanakan sejak lama,” demikian keterangan NORAD, Senin (19/1).
Mereka tidak merinci kegiatan apa yang dimaksud dan hanya menyebut kegiatan tersebut hanya untuk kerja sama pertahanan.
Juga, apa dan siapa NORAD itu?
NORAD adalah Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara atau North American Aerospace Defense Command.
Organisasi ini merupakan bagian dari kerja sama antara Amerika Serikat dan Kanada. Hanya ada dua negara yang menjadi anggotanya.
NORAD bertugas melakukan misi peringatan dirgantara, kendali dirgantara, dan peringatan maritim untuk wilayah Amerika Utara.
“Peringatan dirgantara mencakup deteksi, verifikasi, dan peringatan kemungkinan serangan di Amerika Utara – baik dengan rudal atau senjata luar angkasa,” menurut situs resminya. NORAD.
Sedangkan penguasaan dirgantara meliputi kedaulatan udara dan pertahanan udara. Pada tahun 2006, mereka memperluas misinya dengan mencakup kesadaran dan pemahaman bersama tentang kegiatan yang dilakukan di pendekatan maritim AS dan Kanada, wilayah maritim, dan jalur perairan pedalaman.
Untuk mencapai misi ini, NORAD terus menyesuaikan strukturnya untuk memenuhi perubahan tuntutan dunia pada tahun 2006.
Dari segi struktur organisasi, Komandan NORAD bertanggung jawab kepada presiden AS dan perdana menteri Kanada.
Sementara itu, pasukan NORAD berada di Pangkalan Angkatan Udara Peterson, Colorado. Pusat Komando NORAD dan Komando Utara AS (USNORTHCOM) berfungsi sebagai pusat pengumpulan dan fasilitas koordinasi untuk sistem sensor di seluruh dunia.
Sistem ini dirancang untuk memberikan gambaran akurat kepada komandan dan pemimpin Kanada dan AS tentang ancaman dirgantara atau maritim.
Untuk misi peringatan luar angkasa, komandan NORAD memberikan peringatan taktis dan penilaian serangan terpadu kepada pemerintah Kanada dan Amerika Serikat.
“Untuk melaksanakan misi pengendalian ruang angkasanya, NORAD menggunakan jaringan satelit, radar berbasis darat, radar udara, dan jet tempur untuk mendeteksi, mencegat dan, jika perlu, menyerang segala ancaman udara terhadap Kanada dan Amerika Serikat,” menurut situs resmi NORAD.
Melalui kerja sama bilateral ini, NORAD dinilai mempunyai peran penting sebagai supervisor, warning dan responder.
NORAD juga memainkan peran penting dalam pertahanan Kanada dan AS dengan berevolusi untuk menghadapi ancaman yang terus berubah.
(isa/rds/bac)

