Berita 70 Rumah di Tapanuli Utara Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

by
Berita 70 Rumah di Tapanuli Utara Rusak Diterjang Angin Puting Beliung


Medan, Pahami.id

Hujan deras menyusul angin topan melanda Kecamatan Sipoholon dan Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut). Dalam kejadian tersebut, puluhan rumah rusak dan terendam banjir.

Kepala Divisi Humas Polres Tapanuli Utara, Aiptu Walpon Baringbing mengatakan, berdasarkan data sementara, sebanyak 70 unit rumah rusak akibat angin puting beliung, sedangkan 69 unit rumah lainnya terendam banjir.

Angin puting beliung terjadi di Desa Parbaju Julu, Kecamatan Tarutung. Di wilayah tersebut, sebanyak 25 rumah rusak akibat angin kencang. Selain kerusakan bangunan, sejumlah rumah di desa yang sama juga dilaporkan terendam banjir, katanya, Jumat (8/1).


Menurut dia, angin puting beliung juga merusak rumah warga di Kampung Hutauruk Siwalu Oppu dan Kampung Hutagalung Siwalu Oppu, Kecamatan Tarutung. Di dua desa tersebut, masing-masing dua unit rumah dilaporkan rusak.

Selain itu, angin puting beliung juga menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah warga di Kampung Partali Julu, Kecamatan Tarutung. Hingga saat ini petugas masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah rumah terdampak di wilayah tersebut, jelasnya.

Tak hanya angin puting beliung, hujan deras juga menyebabkan puluhan rumah di Desa Hutauruk, Kecamatan Sipoholon terendam banjir. Di desa ini, banjir merendam rumah warga hingga ketinggian sekitar 50 sentimeter.

“Rumah warga juga terendam banjir akibat hujan deras. Ketinggian air mencapai 50 sentimeter. Tidak ada korban jiwa. Namun, untuk saat ini kami masih menaksir kerugian materil,” ujarnya.

Pasca kejadian, petugas gabungan Polri, TNI dan BPBD Kabupaten Tapanuli Utara turun ke lokasi untuk membantu warga terdampak, melakukan evakuasi dan melakukan perawatan awal di wilayah yang mengalami kerusakan dan banjir.

Tim gabungan telah turun ke lokasi untuk mengevakuasi warga terdampak. Polisi juga mengimbau masyarakat waspada karena masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas tinggi, jelasnya.

(Senin/hari/selasa)