Jakarta, Pahami.id —
Sebanyak 182 WNI (warga negara Indonesia) tercatat berhasil melarikan diri dari kamp pengungsian Suriah.
Plt Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) Heni Hamidah mengatakan, ratusan WNI telah diverifikasi datanya menggunakan data penduduk di Indonesia.
Jumlah tersebut dari Satgas SDF (Syrian Democrat Forces) sebanyak 182 orang yang sesuai dengan data jumlah penduduk di Indonesia, kata Heni dalam media briefing di Kementerian Luar Negeri RI, Kamis (19/2).
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Damaskus sebelumnya mendapat laporan adanya beberapa individu yang mengaku berasal dari Indonesia telah meninggalkan kamp Al Hol di Suriah, menyusul situasi politik di negara tersebut.
Kamp Al Hol sebagian besar merupakan rumah bagi pengungsi Suriah dan sekitar 6.000 orang asing yang terkait dengan ISIS.
Kamp Al Hol dikelola oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi sebelum serangan pemerintah memaksa mereka mundur. Sekarang SDF berada di bawah kendali pemerintah.
Orang-orang di kamp Al Hol baru-baru ini dilaporkan telah melarikan diri dari pusat penahanan. Karena tempat itu dilaporkan tidak manusiawi, dimana orang-orangnya tidak diberi makan atau perawatan medis yang layak.
Heni mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima KBRI Damaskus, terdapat 280 orang yang keluar dari kamp dan mengaku sebagai WNI. Jumlah tersebut belum terkonfirmasi dengan data jumlah penduduk di Indonesia.
(blq/dna)

