Semenanjung Yucatán di Meksiko menyimpan banyak destinasi wisata menarik, salah satunya adalah Ichkabal, sebuah kota kuno Suku Maya yang tersembunyi di balik lebatnya hutan dan menawarkan pengalaman wisata sejarah yang unik.
Lokasi dan Sejarah Penemuan Kota Kuno Ichkabal
Sebagai informasi, Ichkabal terletak di bagian selatan negara bagian Quintana Roo, sekitar 40 kilometer dari Bacalar dan Laguna de los Siete Colores, serta berjarak sekitar 75 kilometer dari Chetumal.
Selain itu, nama Ichkabal berasal dari bahasa Maya yang berarti ‘di antara dataran rendah’ atau diterjemahkan sebagai entre bajos.
Tidak hanya itu, para ahli memperkirakan kota kuno ini mencapai masa kejayaannya pada 200 hingga 600 Masehi sebelum akhirnya ditinggalkan dan tertutup vegetasi selama ratusan tahun.
Pada 1994, para arkeolog mulai meneliti situs ini hingga akhirnya dibuka secara resmi untuk umum pada Januari 2025.
Daya Tarik Utama Piramida 40 Meter di Ichkabal
Daya tarik utama dari kota kuno ini adalah sebuah bangunan piramida megah yang berdiri setinggi sekitar 40 meter.
Selain berdiri di samping area pusat yang luas dan dikelilingi berbagai bangunan lain, struktur bangunan ini bahkan melampaui ketinggian sejumlah piramida populer di Chichén Itzá.
Sejak pembukaannya untuk wisatawan, situs arkeologi ini berhasil menarik minat lebih dari 38.000 pengunjung dalam kurun waktu satu tahun.
Destinasi Penunjang di Sekitar Semenanjung Yucatán Selatan
Selain menjelajahi kompleks reruntuhan Ichkabal, para pelancong juga dapat mengunjungi Laguna de los Siete Colores di kawasan Bacalar.
Danau tersebut menawarkan air jernih dengan gradasi warna biru yang memukau serta menjadi lokasi ideal untuk melakukan berbagai aktivitas air seperti snorkeling.
Melalui lanskap alam yang asri dan jauh dari keramaian megaresor Cancún maupun Riviera Maya, kawasan selatan Yucatán menghadirkan suasana liburan yang berbeda bagi para wisatawan.








