Alasan di Balik Perintah Cross Check yang Sering Diucapkan Pilot

oleh
Alasan di Balik Perintah Cross Check yang Sering Diucapkan Pilot

Istilah ‘cross check’ kerap terdengar dalam penerbangan, terutama menjelang pesawat lepas landas atau setelah mendarat, sebagai bagian dari prosedur keselamatan untuk memastikan pintu pesawat dan sistem peluncur darurat (emergency slide) berada pada posisi yang benar.

Apa Arti dan Alasan Pilot Mengatakan Cross Check?

Secara sederhana, cross check berarti pemeriksaan silang yang dilakukan awak kabin setelah mengatur pintu di posisi armed atau disarmed untuk memastikan prosedurnya sudah berjalan dengan benar.

Awak kabin memeriksa pintu di sisi lain untuk menciptakan lapisan verifikasi tambahan sehingga kesalahan satu orang dapat diketahui sebelum pesawat melanjutkan tahapan penerbangan berikutnya.

Bagaimana Prosedur Armed dan Disarmed pada Pintu Pesawat?

Perintah cross check berkaitan erat dengan keselamatan saat evakuasi darurat, di mana awak kabin menerima instruksi untuk mengatur pintu ke posisi armed sebelum pesawat berangkat.

Dalam kondisi armed, pintu terhubung dengan sistem emergency slide agar dapat mengembang secara otomatis jika pintu dibuka demi keperluan evakuasi penumpang.

Sebaliknya, setelah pesawat mendarat dan berada di area parkir, awak kabin mendapatkan perintah untuk disarm doors and cross-check agar pintu dapat dibuka secara normal tanpa memicu pengembangan emergency slide.

Apa Saja yang Dilakukan Awak Kabin Saat Cross Check?

Awak kabin melakukan proses pemeriksaan silang setelah mengatur pintu sesuai instruksi, lalu memeriksa pintu lain untuk memastikan indikator menunjukkan posisi yang tepat.

Mereka memperhatikan beberapa hal penting, antara lain:

  • Posisi pintu, apakah sudah armed atau disarmed
  • Indikator visual, yang berbeda tergantung jenis dan konfigurasi pesawat
  • Kondisi sistem peluncur darurat, untuk memastikan dapat berfungsi ketika dibutuhkan
  • Konfirmasi antarkru, sehingga tidak hanya mengandalkan pemeriksaan satu orang

Setelah seluruh pemeriksaan selesai, awak kabin melaporkan posisi pintunya kepada awak kabin senior. Selanjutnya, awak kabin senior menyampaikan bahwa seluruh pintu telah armed/disarmed dan cross-checked kepada pilot.

Mengapa Pemeriksaan Silang Sangat Penting dalam Penerbangan?

Pemeriksaan silang dibuat untuk mengurangi kemungkinan kesalahan manusia dalam prosedur keselamatan karena satu awak kabin melakukan verifikasi terhadap pintu yang menjadi tanggung jawab kru lainnya.

Kondisi pintu yang salah dapat menimbulkan risiko dalam dua situasi berbeda, seperti emergency slide yang mungkin tidak langsung mengembang otomatis jika pintu belum armed saat keadaan darurat.

Selain itu, menurut Airbus, pengembangan emergency slide secara tidak sengaja terjadi sekitar 30-40 kali setiap tahun pada pesawat Airbus di seluruh dunia, yang dapat membahayakan orang dan menyebabkan keterlambatan karena slide harus dilepas dan dikemas kembali.

Apa yang Harus Dilakukan Penumpang Saat Prosedur Berlangsung?

Penumpang tidak membutuhkan tindakan khusus, tetapi tetap perlu memahami bahwa prosedur tersebut merupakan bagian penting dari sistem keselamatan penerbangan.

Beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan penumpang meliputi:

  • Menyimak demonstrasi keselamatan sebelum pesawat berangkat.
  • Mengetahui lokasi pintu darurat terdekat.
  • Mengingat jumlah baris kursi menuju pintu darurat.
  • Mengikuti seluruh instruksi awak kabin saat terjadi keadaan darurat.
  • Tidak membawa barang bawaan ketika melakukan evakuasi.

Dengan demikian, perintah cross check memastikan prosedur pintu telah dilakukan dan diperiksa kembali oleh kru lain sehingga sistem evakuasi dapat bekerja sebagaimana mestinya ketika benar-benar dibutuhkan.