WN Rusia Ditahan Usai Selundupkan 32 Iguana Langka di Bandara Ekuador

oleh
WN Rusia Ditahan Usai Selundupkan 32 Iguana Langka di Bandara Ekuador

Petugas keamanan menangkap seorang perempuan warga negara Rusia di Bandara Internasional Mariscal Sucre, Quito, Ekuador, pada hari Sabtu (29/8), karena kedapatan menyelundupkan 32 ekor iguana laut asal Kepulauan Galapagos di dalam koper.

Kronologi Penyelundupan 32 Iguana di Bandara Ekuador

Kepolisian Ekuador menyampaikan melalui akun resmi X bahwa pelaku menyembunyikan puluhan iguana tersebut ke dalam delapan wadah plastik di dalam koper. Pihak berwenang mencatat setiap wadah plastik menampung empat ekor iguana, dan pelaku berencana membawa satwa dilindungi itu menuju Islandia.

Kementerian Lingkungan Hidup Ekuador melaporkan kondisi puluhan iguana tersebut sangat lemah serta mengalami dehidrasi saat petugas menemukannya. Tim dokter hewan langsung memindahkan seluruh hewan ke pusat konservasi guna memberikan penanganan medis darurat.

Selain itu, pelaku harus menghadapi proses hukum berat atas dugaan perdagangan satwa liar. Pelaku juga terancam hukuman penjara sampai tiga tahun apabila pengadilan membuktikan kesalahannya.

Status Konservasi Iguana Laut Galapagos

Iguana laut Galapagos merupakan spesies endemik yang mendapatkan perlindungan ketat secara internasional. Berdasarkan aturan CITES Appendix I (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) sejak Maret 2026, otoritas melarang secara tegas segala bentuk perdagangan internasional satwa ini untuk tujuan komersial.

Organisasi pengawas perdagangan satwa, TRAFFIC, mencatat bahwa iguana Galapagos sering kali menjadi target utama jaringan penyelundupan ilegal. Guna mencegah kejahatan serupa, otoritas bandara di Quito dan Guayaquil memperketat pemeriksaan biosekuriti bagi seluruh penumpang yang bepergian dari dan menuju Kepulauan Galapagos.

Kasus Serupa Penyelundupan Satwa Dilindungi

Catatan menunjukkan bahwa insiden ini merupakan kasus kedua yang berhasil diungkap oleh otoritas Ekuador sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, petugas menangkap tiga warga negara Thailand di Bandara Guayaquil pada 19 Mei 2026 karena membawa 12 iguana laut Galapagos di dalam tiga koper menuju Eropa.

Dalam insiden bulan Mei lalu, dua ekor iguana mati, sementara 10 ekor lainnya berhasil diselamatkan dan dikembalikan ke habitat aslinya di Kepulauan Galapagos. Perlu diketahui, kawasan tersebut telah mendapatkan penetapan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1979.