Berita Tokoh Muslim Anggota Kongres AS Oposisi Trump Diserang di Minneapolis

by
Berita Tokoh Muslim Anggota Kongres AS Oposisi Trump Diserang di Minneapolis


Jakarta, Pahami.id

Anggota Kongres Amerika Serikat Ilhan Omar Presiden oposisi Donald Trump diserang pria tak dikenal saat menggelar rapat umum di Minneapolis, Selasa (27/1) waktu setempat.

Wanita Muslim AS keturunan Somalia itu disemprot dengan cairan berbau busuk oleh pria tersebut sebelum dilindas.


Dalam diskusi tersebut, Omar mengkritik tindakan Immigration and Customs Enforcement (ICE) di negara bagian Minnesota, dikutip Reuters.

Rekaman video menunjukkan seorang pria menyerang seorang anggota parlemen AS di podium dan menyemprotkan cairan ke Ilhan Omar.

Seorang pria bertubuh besar segera menangkapnya dan menjatuhkannya ke tanah. Omar mengambil beberapa langkah ke arah pria tersebut dengan tangan terangkat sebelum membungkuk dan wanita tersebut melanjutkan presentasinya setelah jeda singkat.

Polisi Minneapolis mengatakan petugas di tempat kejadian mengamati pria tersebut menggunakan jarum suntik untuk menyemprotkan cairan tak dikenal ke Omar. Polisi segera menangkapnya atas tuduhan penyerangan tingkat tiga dan mengatakan Omar tidak terluka.

Petugas forensik kemudian tiba untuk memproses tempat kejadian, kata polisi.

“Dia menyemprotkan sesuatu ke tubuhnya,” kata seorang perempuan dalam sebuah acara diskusi publik, sementara setidaknya seorang perempuan lainnya mengomentari bau busuk tersebut.

“Saya butuh serbet. Kita lanjutkan (diskusinya),” kata Omar sambil dibawa pergi.

[Gambas:Video CNN]

Omar mengkritik Menteri ICE dan Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem dan menyerukan pengunduran dirinya ketika seorang pria menyerangnya.

Kritik keras Omar menyusul penembakan yang menewaskan dua warga AS di Minneapolis beberapa pekan lalu saat penggerebekan imigrasi oleh Presiden Donald Trump.

“ICE tidak dapat diperbarui, tidak dapat dipulihkan, kita harus menghapuskan ICE untuk selamanya, dan Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem harus mengundurkan diri atau menghadapi pemecatan,” kata Omar yang disambut tepuk tangan hadirin di balai kota.

Tak lama kemudian, pria tersebut menyerang dengan menyemprotkan cairan berbau busuk ke arah Omar.

Kantor Dewan Perwakilan AS di Minnesota kemudian mengeluarkan pernyataan menyusul serangan terhadap Omar.

“Selama unjuk rasa publik, seorang provokator berusaha menyerang anggota Kongres dengan menyemprotkan zat yang tidak diketahui dengan jarum suntik. Petugas keamanan dan Departemen Kepolisian Minneapolis dengan cepat menangkap individu tersebut. Dia sekarang ditahan. Anggota Kongres baik-baik saja. Dia melanjutkan unjuk rasa publik karena dia tidak membiarkan para pengganggu menang,” kata pernyataan itu.

Omar kerap mengkritik kebijakan ekstrem Donald Trump. Suara Omar juga mengganggu Trump.

Trump kemudian meminta agar anggota Kongres AS dari Partai Demokrat itu segera dipenjara dan dikembalikan ke Somalia.

Ia juga menuding Omar menjadi bagian dari sindikat penipuan di AS.

“Ada 19 miliar dolar (AS) dalam Penipuan Somalia di Minnesota. ‘Anggota Kongres’ palsu Ilhan Omar, seorang pengeluh yang selalu membenci AS, adalah orang yang tahu segalanya. Dia harus dipenjara, atau bahkan mendapatkan hukuman yang lebih berat, dikirim kembali ke Somalia, yang dianggap sebagai salah satu negara terburuk di dunia. Dia dapat membantu MEMBUAT SOAGAINLIA!” Trump menyatakan dalam postingan di akun media sosial Truth Social miliknya.

(baca/baca)