Berita Respons Iran soal RI Kirim TNI ke Gaza hingga Prabowo Hadir KTT BoP

by
Berita Respons Iran soal RI Kirim TNI ke Gaza hingga Prabowo Hadir KTT BoP

Daftar isi



Jakarta, Pahami.id

Duta besar Iran untuk RI Mohammad Boroujerdi mengatakan keputusan Indonesia mengirimkan pasukan ke Semenanjung Gaza adalah untuk “kepentingan pribadi”, dan Iran tidak akan ikut campur.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri pertemuan perdana Dewan Perdamaian (BoP) yang digelar di Amerika Serikat pada 19 Februari mendatang.


Berikut komentarnya di International Flash hari ini, Kamis (12/2).

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi buka-bukaan soal laporan bahwa Indonesia akan menjadi negara yang akan mengirimkan pasukan ke Jalur Gaza, Palestina di bawah bendera Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF).

“Indonesia mengambil keputusan untuk kepentingannya sendiri. Saya tidak akan ikut campur dalam keputusan Indonesia. Saya menghormati semua keputusan yang diambil pemerintah Indonesia untuk rakyatnya,” kata Boroujerdi kepada awak media.

Namun, ia menekankan bahwa setiap negara memiliki kepentingannya masing-masing dan melakukan apa yang dianggapnya terbaik. Keputusan tersebut, lanjut Boroujerdi, “tidak mempengaruhi persahabatan Indonesia dan Iran.”

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan meminta Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan program nuklir dan rudal balistik Iran.

Permintaan tersebut disampaikan Netanyahu saat bertemu Trump di Washington DC pada Rabu (11/2) waktu setempat. Dalam pertemuan tersebut, Netanyahu akan mendesak Trump untuk mengambil sikap lebih keras dalam perundingan nuklir dengan Iran.

“Saya akan menyampaikan kepada presiden pandangan kami mengenai prinsip-prinsip negosiasi,” ujarnya dalam video yang dikutip AFP.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) memastikan Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) pertama Dewan Perdamaian (BoP) pada 19 Februari.

“Pemerintah telah menerima undangan pertemuan perdana Dewan Perdamaian, dan Presiden Prabowo Subianto akan hadir langsung,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mewengkang.

Kehadiran Prabowo, lanjutnya, menegaskan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam membentuk arah dan kerja Dewan Perdamaian sejak awal.

Lebih lanjut, Yvonne mengatakan Indonesia akan menggunakan platform Dewan Perdamaian untuk memprioritaskan masyarakat Jalur Gaza.

“Indonesia akan menggunakan Dewan Perdamaian untuk memperjuangkan perlindungan warga sipil, mendorong rehabilitasi dan rekonstruksi Gaza, serta mengupayakan perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina berdasarkan Solusi Dua Negara,” ujarnya.

(Dna)