Berita PM Malaysia Anwar Ibrahim Murka Israel Culik Relawan Flotilla ke Gaza

by
Berita PM Malaysia Anwar Ibrahim Murka Israel Culik Relawan Flotilla ke Gaza


Jakarta, Pahami.id

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim hingga Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan murka setelah Israel menangkap dan menculik para relawan yang tergabung dalam armada yang membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, Palestina, Global North Sumud Flotilla (GSF).

Pernyataan itu disampaikan Anwar dalam siaran resmi yang diunggah di media sosial, Senin (18/5).


“Malaysia mengecam keras tindakan tersebut dan menuntut jaminan keamanan segera serta pembebasan seluruh aktivis yang ditangkap,” kata Anwar di X.

Ia kemudian berkata, “Tindakan menjijikkan rezim jahat ini terhadap misi bantuan kemanusiaan tidak hanya melanggar hak asasi manusia dan hukum internasional, tetapi juga menunjukkan keserakahan rezim Zionis dalam memblokir bantuan.”

Dunia, kata Anwar, tidak bisa terus menoleransi ketidakadilan dan korupsi. Penindasan terhadap rakyat Palestina dan mereka yang bergerak dan membawa bantuan kemanusiaan harus segera dihentikan.

“Israel harus menghadapi keadilan dan akuntabilitas,” kata Anwar.

Tak berbeda dengan Anwar, Erdogan juga mengecam tindakan militer Israel di perairan internasional.

“Saya mengutuk keras pembajakan dan perampokan yang ditujukan pada calon penumpang Armada Sumud, yang terdiri dari orang-orang dari empat puluh negara,” kata Erdogan.

Dia kemudian menekankan bahwa Turki mendukung rakyat Gaza dan mereka yang telah berupaya membantu Gaza.

Serangan Israel, lanjut Erdogan, tidak akan pernah bisa menghentikan upaya masyarakat internasional dalam menegakkan keadilan dan persatuan dengan rakyat Palestina.

“Kami menerapkan inisiatif yang diperlukan agar warga kami yang berada di armada dapat kembali ke negara kami dengan selamat,” katanya.

Erdogan kemudian meminta seluruh komunitas internasional untuk mengambil tindakan terhadap tindakan yang melanggar hukum dan melanggar aturan.

Pasukan Israel menyerang dan mencegat armada kapal GSF di perairan internasional pada Senin pagi. Mereka menahan ratusan relawan dari berbagai negara termasuk Indonesia, Malaysia dan Türkiye, yang berlayar untuk menerobos blokade Israel.

Situs GSF yang melacak lokasi armada tersebut menunjukkan beberapa kapal telah dicegat di sebelah barat Siprus.

GSF kemudian meminta pemerintah dunia untuk bertindak sekarang guna menghentikan tindakan ilegal atau pembajakan yang bertujuan untuk mempertahankan pengepungan genosida Israel di Gaza.

(isa/bac)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google