Berita Pengakuan Pembunuh Terapis Spa di Bekasi: Sempat Sadap WhatsApp Korban

by
Berita Pengakuan Pembunuh Terapis Spa di Bekasi: Sempat Sadap WhatsApp Korban


Jakarta, Pahami.id

Pria bernama Ahmad Riansah alias Delon, suami Siri, diduga melakukan pembunuhan dokter Seorang perempuan berinisial SM (23) di Kayuringin, Kota Bekasi mengaku pernah menyadap Ada apa milik korban.

Diakui Ahmad, hal tersebut dilakukan karena korban sering berkomunikasi dengan tamunya melalui WhatsApp dan membuatnya merasa sakit hati.

“Aku ketuk WA, aku bilang, jangan lakukan itu mengobrol sama tamu, soalnya aku sakit hati, soalnya suka lupa hapus chatnya,” kata Ahmad dalam video yang dikutip Selasa (13/1).


Singkat cerita, di hari kejadian, pelaku membunuh korban di rumah kontrakannya dengan cara menggendong korban di gendongan. Usai membunuh korban, pelaku mengaku tidak langsung melarikan diri.

“Itu saja, aku akan menemanimu selama setengah jam,” kata Ahmad.

Setelah itu, Ahmad meninggalkan rumah kontrakannya. Namun tak lama kemudian, ia kembali ke rumah kontrakannya dan berniat mengakhiri hidupnya sendiri.

“Saya kembali ke kos karena ingin mati bersama. Saya beli makanan, cairan. Setelah itu saya minum segelas kecil, kurang dari setengah jam kemudian malah muntah,” ujarnya.

Ahmad pun mengaku kepada polisi telah mengosongkan rekening korban setelah melakukan aksinya. Namun, dia mengaku tidak mengambil barang lain milik korban.

“Tidak ada apa-apa (barang lain yang dibawa), hanya uang. Kalau tidak salah sisanya Rp 2,5 juta dan tunai Rp 300 ribu,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang perempuan yang berprofesi sebagai terapis spa berinisial SM (23) ditemukan tewas di sebuah rumah kos di Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (7/1).

Penemuan jenazah korban bermula saat seorang saksi yang masih anggota keluarga korban datang ke kos. Kehadiran saksi atas permintaan ibu korban.

Karena tak kunjung mendapat tanggapan dari korban, saksi kemudian meminta pengurus indekos memeriksa dan membukakan pintu kamar. Setelah dicek, ternyata pintu kamar korban terkunci.

Pemilik penginapan kemudian membuka pintu kamar menggunakan kunci duplikat. Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan tewas.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap tersangka pembunuhan berinisial AR di Desa Sanding, Lebak, Banten pada Minggu (11/1) sore. Pelaku diketahui merupakan suami korban yang sudah menikah.

Pelaku berinisial AR kami tangkap pada Minggu 11 Januari 2026 pukul 23.30 WIB, kata Kasubdit Reserse Kriminal Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardi Marasabessy kepada wartawan, Senin (12/1).

(Des/Senin)