Jakarta, Pahami.id —
Pangkalan Amerika Serikat di Jerman diduga digunakan untuk mengirimkan senjata skala besar Israel menggunakan pesawat kargo.
Media lokal Israel Channel 13 melaporkan puluhan pesawat kargo mengangkut senjata dan amunisi dalam jumlah besar ke Israel selama 24 jam terakhir melalui pangkalan militer AS di Jerman.
Laporan media yang dikutip Anadolu Agency pada Senin (18/5) menyebutkan bahwa tentara Israel tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan serangan baru terhadap Iran.
Pada tanggal 30 April, Kementerian Pertahanan Israel mengumumkan bahwa dua kapal kargo dan beberapa pesawat yang membawa 6.500 ton amunisi dan kendaraan lapis baja ringan dari AS telah tiba di Israel.
Media tersebut juga menjelaskan bahwa terdapat kepercayaan yang semakin besar pada pemerintah Israel bahwa Presiden AS Donald Trump akan segera memberikan “lampu hijau” terkait serangan baru terhadap Iran. Laporan media minggu ini juga mengklaim AS dan Israel telah melakukan persiapan intensif terhadap kemungkinan serangan baru.
AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Iran pada 28 Februari. Akibat operasi ini, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan pejabat tinggi pertahanan tewas.
Pada hari yang sama, Iran melancarkan tanggapan. Teheran juga menutup Selat Hormuz untuk memberikan tekanan kepada Amerika Serikat dan Israel.
Saat ini, AS dan Iran sedang melanjutkan pembicaraan damai. Akhirnya mereka mengadakan perundingan dan gagal mencapai kesepakatan.
Di tengah upaya tersebut, Trump berulang kali mengancam akan menghancurkan atau membuat Iran merasa seperti neraka agar tidak memiliki program nuklir.
(isa/dna)
Menambahkan
sebagai pilihan
sumber di Google

