Jakarta, Pahami.id —
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Ajaib Wahyu Trenggono mengungkapkan kemarahannya saat meninjau infrastruktur desa Nelayan Merah Putih di Desa Ekas Buana, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Saat itu Menteri Kelautan dan Perikanan sedang menyoroti kualitas bangunan yang dinilai kurang memadai dan meminta segera diperbaiki.
Dalam kunjungannya, Jumat (27/2), Trenggono mempertanyakan langsung kualitas konstruksi dari pelaksana proyek. Ia bahkan menyebut keterlibatan BUMN dalam pengerjaannya.
“Anda ADHI Karya BUMN? Kenapa membangun gedung seperti ini? Apakah gedung ini bagus? Coba pikirkan betul, apakah gedung seperti ini memang benar,” ujarnya dengan nada tinggi dikutip dari unggahan video Antara, Sabtu (28/2).
Tak berhenti sampai disitu, Trenggono juga memanggil seseorang untuk memberikan teguran keras terhadap kualitas proyek tersebut. Ia mengingatkan, seluruh pekerjaan perlu segera diperbaiki sebelum mendapat perhatian lebih luas.
“Saya sampaikan, suatu saat nanti Presiden akan datang dan melihat Anda korup. Jangan bercanda, saya ingin semuanya dikoreksi, semuanya dikoreksi, akhirnya itu tidak benar,” tegasnya dalam percakapan telepon.
Di ujung lain telepon, jawaban singkat terdengar sebagai respons terhadap perintah tersebut. “Baik tuan, siap tuan.”
Trenggono menegaskan, pembangunan fasilitas nelayan harus dilakukan sesuai standar yang baik karena menyangkut kepentingan masyarakat pesisir. Ia meminta agar segala kekurangan segera diperbaiki agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi nelayan setempat.
(aku/masuk)

