Berita Menlu Singapura Puji RI soal Kerja Keras Evakuasi Korban Gunung Dukono

by
Berita Menlu Singapura Puji RI soal Kerja Keras Evakuasi Korban Gunung Dukono


Jakarta, Pahami.id

Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan memuji kerja keras tim Indonesia dalam mengevakuasi korban letusan Gunung DukonoMaluku Utara.

Hal itu disampaikan Vivian dalam jumpa pers bersama usai menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri RI Sugiono di Jakarta, Selasa (12/5).


“Saya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada tim Search and Rescue (SAR),” kata Vivian.

Ia kemudian menyoroti profesionalisme 150 anggota tim SAR Indonesia yang mengambil risiko besar dalam operasi penyelamatan saat terjadi letusan gunung berapi dan cuaca buruk.

“Mereka menghadapi resiko yang cukup besar, dan kami di Singapura yang ikut serta dalam misi SAR juga berharap dan berdoa untuk keselamatan tim SAR,” kata Vivian.

Menlu Singapura kemudian mengatakan, respon cepat tim Indonesia mencerminkan eratnya hubungan kedua negara. Menurutnya, proses penyelamatan tersebut menunjukkan naluri alami kedua negara untuk saling membantu dan melindungi saat dilanda krisis.

“Saya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya melalui saudara saya Pak Sugiono kepada tim di Malut, terima kasih banyak,” ujarnya.

Vivian kemudian mengatakan, “Hal seperti ini tidak bisa dibeli atau diminta; kami hanya berharap dan mengandalkan kuatnya hubungan kedua negara.”

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarganya yang ditinggalkan akibat kejadian tersebut.

Gunung Dukono meletus pada Jumat pagi pukul 07.41 WIB. Letusan ini mengeluarkan kolom abu setinggi 10.000 meter dari puncak.

Saat terjadi letusan, terdapat beberapa pendaki yang berada di gunung tersebut. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 15 pendaki ditemukan selamat. Mereka adalah tujuh warga negara Singapura dan delapan warga negara Indonesia (WNI).

Sementara satu warga negara Indonesia dan dua warga Singapura meninggal dunia.

“Anda mungkin tahu, pada tanggal 8 Mei 2026, ada tiga orang, satu WNI dan dua warga Singapura, kehilangan nyawa di Gunung Dukono, Maluku Utara. Saya ikut berbela sungkawa kepada keluarga korban,” kata Vivian.

(siapa saja/anak-anak)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google