Jakarta, Pahami.id —
Sejumlah media asing menyoroti Presiden RI Prabowo Subianto yang menyatakan kesediaan Indonesia untuk menengahi konflik antarnegara. Amerika Serikat Dan Iran.
Ketegangan meningkat setelah serangan udara Israel dan AS ke Iran pada Sabtu (27/2) mengguncang dunia, menyusul meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bersedia terbang ke Teheran untuk bertindak sebagai mediator konflik antara Washington dan Teheran.
Berikut beberapa media asing yang menyoroti sikap Prabowo.
Media Singapura, CNADalam laporan bertajuk “Anwar Serukan Diplomasi di Tengah Konflik AS-Iran, Prabowo ‘Siap’ ke Teheran untuk Pembicaraan Mediasi” diberitakan bahwa Prabowo menyatakan kesediaannya ke Teheran untuk melakukan upaya mediasi.
CNA Mengutip pemberitaan berbagai media lokal, Indonesia kembali menegaskan pentingnya menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah masing-masing negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai.
“Prabowo menyatakan siap berangkat ke Teheran untuk melakukan mediasi jika tindakan tersebut disetujui Amerika Serikat dan Iran,” tulis media tersebut.
Media Malaysia juga menyoroti rencana Indonesia untuk menengahi konflik AS dan Iran.
Media Bintangdalam laporan berjudul “‘Kami siap bicara’ – Iran menyambut baik tawaran Indonesia untuk menengahi konflik AS-Iran: kedutaan” diberitakan bahwa Kedutaan Besar Iran di Jakarta menyambut baik tawaran Indonesia untuk menjadi penengah antara Washington dan Teheran, pasca serangan AS dan Israel terhadap Iran.
Kementerian Luar Negeri Indonesia pada hari Sabtu mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto siap berangkat ke Teheran untuk melakukan mediasi jika kedua belah pihak setuju, tulisnya. Bintang.
Media tersebut juga mengutip pernyataan misi diplomatik Iran yang menyambut baik “kesediaan Presiden Republik Indonesia untuk menjadi penengah konflik ini”.
KBRI juga menekankan pentingnya sikap tegas pejabat Indonesia dalam mengutuk apa yang mereka sebut sebagai agresi dan kejahatan Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel.
Media Pakistan, Dawn, dalam laporan bertajuk “Presiden Indonesia menawarkan untuk menengahi antara Iran dan AS: kementerian”, memberitakan bahwa Presiden Indonesia Prabowo Subianto bersedia menjadi menengahi antara Washington dan Teheran.
Fajar Mengutip pernyataan yang diunggah Kementerian Luar Negeri RI di platform X, Indonesia meminta semua pihak menahan diri.
“Indonesia menghimbau semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi,” demikian pernyataan yang dikirimkan ke X.
Pemerintah Indonesia juga telah menyatakan kesiapannya memfasilitasi dialog guna memulihkan situasi keamanan yang kondusif. Jika disetujui kedua belah pihak, Prabowo disebut siap berangkat ke Teheran untuk melakukan mediasi, seperti dikutip. AFP.
Selain itu, media Tiongkok, Jaringan Televisi Global China (CGTN) juga menyoroti langkah Prabowo, dalam laporan bertajuk “Presiden Indonesia menawarkan untuk menengahi antara Iran dan AS: kementerian luar negeri.
(rnp/bac)

