Jakarta, Pahami.id —
Surat berisi bubuk mencurigakan telah dikirim ke Kedutaan Amerika Serikat (AS) di Belgia.
Stasiun televisi Belgia VRT melaporkan pada Rabu (25/2) bahwa surat tersebut tiba di fasilitas pos Zaventem, tempat surat yang ditujukan ke kedutaan diproses dan disaring.
Petugas mengidentifikasi surat itu sebagai barang mencurigakan saat menyusunnya. Surat tersebut segera dibawa ke ruang tahanan khusus yang dilengkapi dengan sistem ekstraksi untuk menjamin penyaringan zat yang berpotensi berbahaya.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian untuk menyelidiki. Surat tersebut kini telah dibawa ke Layanan Perlindungan Sipil Belgia untuk dianalisis lebih lanjut.
Sejauh ini belum ada korban jiwa terkait surat tersebut. Satu-satunya orang yang melakukan kontak dengan surat itu mengenakan alat pelindung diri pada saat kejadian. Namun, dia tetap dikarantina sebagai tindakan pencegahan.
Masih belum jelas apa isi surat itu dan siapa pengirimnya. Investigasi masih berlangsung.
Jenis surat bubuk ini bukanlah hal baru di Belgia. Pada tahun 2024, kantor Keamanan Nasional Belgia menerima surat berisi bubuk mencurigakan yang langsung disita.
Pada Januari 2025, surat yang sama juga diterima oleh kantor Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo. Asisten De Croo langsung dirawat di rumah sakit karena luka di tangannya setelah membuka surat tersebut.
Setelah diselidiki, surat itu berisi bubuk racun strychnine yang mematikan.
(blq/dna/bac)

