Jakarta, Pahami.id —
Beberapa kapal tanker minyak menghindari berlayar melalui Selat Hormuz – yang terletak di antara Teluk Persia dan Teluk Oman – pada hari Sabtu setelah serangan AS-Israel terhadap Iran.
Hal ini ditunjukkan oleh data pelacakan kapal Lalu Lintas Laut yang dilihat oleh CNN Internasional.
Namun, kapal-kapal lain terus berlayar melalui jalur air tersebut. Pasalnya, jalur ini merupakan satu-satunya cara mengirim minyak mentah dari Teluk Persia yang kaya akan minyak ke seluruh dunia.
Sementara itu, beberapa kapal mulai menumpuk di kedua sisi selat.
Sumber perdagangan mengatakan kepada Reuters bahwa beberapa perusahaan minyak telah menangguhkan pengiriman mereka melalui jalur air di tengah serangan dan serangan balik Iran.
(harapan)

