Jakarta, Pahami.id –
Kapal induk baru -baru ini Amerika Serikat akan disebut ‘USS Musk’, mengambil nama jutawan dan pendiri Tesla, Elon Musk.
Awalnya, Aircraft Airline akan dinamai USS Enterprise. Tetapi menurut perintah eksekutif, nama kapal induk mengambil nama jutawan kontroversial Elon Musk.
Penamaan ini berbeda dari tradisi. Keputusan itu dibuat setelah pesanan pada bulan Februari berjudul ‘Make Shipbuilding Great Again’. Tujuannya adalah untuk menghidupkan kembali produksi Angkatan Laut AS di tengah kepedulian terhadap pengembangan armada Cina.
“Kami dulu membuat banyak kapal.
USS Musk adalah kapal perang kelas Gerald R. Ford. Kapal ini dilengkapi dengan sistem peluncuran elektromagnetik yang canggih. Ini sejalan dengan visi Musk untuk inovasi tenaga listrik.
Sedangkan pada 2017, Trump pernah mengkritik bahwa teknologi digital dianggap boros dan buruk. Dia malah menyarankan kembali ke kekuatan uap.
Sementara itu, kapal itu dijadwalkan akan diluncurkan pada bulan November dan mulai beroperasi pada tahun 2029 sebagai pengganti USS Dwight D. Eisenhower. Almarhum Eisenhower adalah Jenderal Perang Dunia dan Presiden yang terkenal.
Bahkan ketika ditugaskan untuk mempertimbangkan kekhawatiran tentang armada Cina, Musk juga memiliki bisnis yang hebat di sana.
(ELS/DNA)