Militer Iran menilai ancaman verbal Trump selama ini tak berdampak apa-apa terhadap angkatan bersenjatanya.
Juru Bicara Markas Komando Pusat Iran Khatam Al Anbiya menyebut militer Iran menegaskan retorika “angkuh” Trump terkait perang di Timur Tengah tidak akan menghambat pasukan Iran.
“Retorika kasar, arogan, dan ancaman tak berdasar dari presiden AS yang delusional dan tidak berdampak pada kelanjutan operasi ofensif dan menghancurkan yang dilakukan para pejuang Islam terhadap musuh Amerika dan Zionis,” kata jubir tersebut.
Ejekan itu dilayangkan Iran usai dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Senin (6/4), Trump mengancam akan “melenyapkan” Iran dalam satu malam.

