Jakarta, Pahami.id —
Iran buka suara Anda tentang penolakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan kondisi yang telah disajikan oleh Teheran untuk perdamaian.
Sebuah sumber mengatakan penolakan Trump terhadap persyaratan Iran untuk mengakhiri perang “sama sekali tidak relevan.”
“Tidak ada seorang pun di Iran yang menulis proposal untuk menyenangkan Trump,” kata sumber tersebut seperti dikutip media semi resmi Iran, Tasnim.
Sumber tersebut juga menekankan bahwa tim perunding Iran menyusun rencana tersebut semata-mata berdasarkan hak-hak rakyat Iran. Menurutnya, jika Trump tidak puas dengan usulan Iran, maka “itu tentu lebih baik”.
Selain itu, sumber tersebut juga menuding Trump terus menyangkal fakta bahwa AS kalah dari Iran.
Pada Minggu (10/5), Trump mengaku telah membaca tanggapan terhadap proposal perdamaian yang diajukan AS, dari “perwakilan” Iran. Namun dia menyebut persyaratan Iran “benar-benar tidak dapat diterima.
Trump sendiri tidak membeberkan secara rinci tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian AS. Namun, dalam postingan singkat di platform Truth Social, dia menegaskan menolak syarat tersebut.
“Saya baru saja membaca tanggapan dari apa yang disebut sebagai ‘Perwakilan’ Iran. Saya tidak menyukainya – TIDAK DAPAT DITERIMA!” tulis Trump di Truth Social, seperti dikutip AFP.
Menurut televisi pemerintah IRIB, tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian AS difokuskan pada mengakhiri perang di semua lini, terutama di Lebanon.
Sementara itu, menurut laporan The Wall Street Journal, Iran mungkin mengusulkan agar sebagian uranium yang sangat diperkaya dicairkan, dan sisanya dipindahkan ke negara ketiga.
Sebagai tanggapan yang disampaikan melalui Pakistan sebagai negara penengah, Iran juga meminta jaminan bahwa uranium yang ditransfer akan dikembalikan jika negosiasi gagal, atau jika AS menarik diri dari kesepakatan tersebut.
(Dna)
Menambahkan
sebagai pilihan
sumber di Google

