Berita Bicara ke Putin, Xi Jinping Tegaskan Konflik di Timteng Tak Bijak

by
Berita Bicara ke Putin, Xi Jinping Tegaskan Konflik di Timteng Tak Bijak


Jakarta, Pahami.id

Presiden Cina Xi Jinping mengatakan konflik di Timur Tengah tidak bijaksana untuk dilanjutkan dan oleh karena itu harus diakhiri dengan damai.

“Gencatan senjata yang komprehensif sangat mendesak, melanjutkan permusuhan adalah hal yang tidak bijaksana, dan mempertahankan negosiasi sangatlah penting,” kata Xi kepada Putin, menurut kantor berita tersebut. Xinhua.


Putin mengunjungi Beijing untuk bertemu langsung dengan Xi Jinping. Kunjungannya ke China dilakukan hanya beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meninggalkan Negeri Tirai Bambu.

Beberapa pengamat percaya bahwa Putin ingin menekankan kepada AS tentang semakin eratnya persahabatan antara Rusia dan Tiongkok. Putin juga dinilai ingin meningkatkan kerja sama di banyak bidang, khususnya sektor energi.

Energi global belakangan menjadi isu penting pasca perang AS-Israel melawan Iran pada 28 Februari lalu. Berbagai negara mengalami krisis energi karena Selat Hormuz ditutup oleh Iran.

Selat Hormuz merupakan jalur perdagangan penting yang menyediakan 20 persen pasokan minyak dan gas dunia.

Dalam pertemuannya dengan Putin, Xi Jinping menekankan konflik di Timur Tengah dan menggarisbawahi bahwa mengakhiri perang dapat membantu mengurangi gangguan terhadap stabilitas pasokan energi, serta membantu kelancaran fungsi industri dan rantai pasokan, serta tatanan perdagangan internasional.

Xi Jinping menyinggung empat poin usulannya, yang disampaikannya saat bertemu dengan Uni Emirat Arab (UEA), yang menekankan pada pemeliharaan dan peningkatan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.

Menurutnya, upaya tersebut bertujuan untuk membangun konsensus internasional lebih lanjut dan berkontribusi pada pengurangan dan penghentian permusuhan, seperti dilansir South China Morning Post (SCMP).

(blq/baca)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google