Berita Baru Dibuka Trump, Penjara Alcatraz Ditutup Lagi Gegara Kondisi Horor

by
Berita Baru Dibuka Trump, Penjara Alcatraz Ditutup Lagi Gegara Kondisi Horor


Jakarta, Pahami.id

Penjara Pulau Alcatraz akan ditutup kembali setelah dibuka beberapa bulan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Beberapa sumber menceritakan Waktu New York dan WFOR, afiliasi CNNbahwa penjara terkenal berhantu itu akan berhenti beroperasi pada awal Juni.


Para pedagang di lokasi mengatakan, mereka diberitahu pada Selasa (12/5) bahwa para tahanan akan dipindahkan pada awal Juni dan fasilitas penahanan akan dibongkar dalam beberapa minggu ke depan.

Penjara Alcatraz baru dibuka tahun lalu oleh Trump setelah ditutup pada tahun 1963. Pada tahun 1973, pulau ini dibuka untuk umum dan menjadi salah satu tujuan wisata paling populer di San Francisco.

Trump membuka kembali Alcatraz sebagai fasilitas penahanan untuk menampung imigran ilegal yang terperangkap dalam operasi Imigrasi dan Bea Cukai (ICE). Namun pembukaan Alcatraz menghadapi tantangan hukum, biaya operasional yang tinggi, dan tuduhan kondisi tidak manusiawi yang dialami narapidana.

Gubernur Florida Ron DeSantis pekan lalu dilaporkan sedang bernegosiasi dengan pemerintahan Trump untuk menutup fasilitas yang telah merugikan negara bagian AS jutaan dolar.

“Jika kita mematikan lampu besok, kita dapat mengatakan bahwa Alcatraz telah mencapai tujuannya,” kata DeSantis.

Foto: Alya Hendrami/CNNIndonesia

Hingga saat ini belum diketahui kemana para tahanan tersebut akan dibawa. Menurut data ICE, ada hampir 1.400 orang yang ditahan di Alcatraz pada awal April.

DeSantis mengatakan para tahanan akan ditempatkan di fasilitas Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) jika Alcatraz ditutup.

DHS dalam pernyataannya kepada CNN membantah Alcatraz akan ditutup.

“Florida terus menjadi mitra yang berharga dalam memajukan agenda imigrasi Presiden Trump, dan DHS menghargai dukungan mereka. DHS terus mengevaluasi kebutuhan dan persyaratan penahanan untuk memastikan mereka memenuhi persyaratan operasional saat ini,” kata pernyataan DHS.

Trump membuka Alcatraz musim panas lalu setelah dengan cepat dibangun di landasan pacu Bandara Pelatihan dan Transisi Dade-Collier. Pembukaan tersebut dikritik oleh anggota parlemen dari Partai Demokrat, kelompok imigran, aktivis lingkungan dan kelompok suku yang lahannya berbatasan dengan fasilitas tersebut.

Menurut Partai Demokrat, pusat penahanan tersebut tidak cocok untuk imigran karena mereka terkena panas terik, serangan serangga, dan kekurangan makanan dan minuman.

Meskipun ada protes dari keluarga tahanan, pejabat ICE bersikeras bahwa penjara tersebut menerapkan standar penahanan yang lebih baik dibandingkan penjara lain di AS.

Bulan lalu, pengadilan banding membatalkan perintah pengadilan yang lebih rendah yang memerintahkan negara bagian untuk menutup dan membongkar Alcatraz.

Setelah adanya keluhan dari keluarga dan tahanan mengenai terbatasnya akses terhadap pengacara, tuntutan hukum lainnya muncul dan menghasilkan keputusan bahwa tahanan harus diberikan akses yang lebih baik terhadap pengacara mereka, serta akses untuk melakukan panggilan telepon tanpa pengawasan.

(blq/baca)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google