Berita Anggota DPR Serukan Akses Gratis Masuk Pancuran 13 Guci Tegal

by
Berita Anggota DPR Serukan Akses Gratis Masuk Pancuran 13 Guci Tegal


Jakarta, Pahami.id

Anggota komisi

Menurut Fikri, langkah ini berguna untuk memulihkan perekonomian masyarakat dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang menurun drastis.

“Kami sudah mendengar aspirasi masyarakat yang ingin mengembalikan tata kelola seperti sebelum tahun 2019. Sebelum tahun 2019, pengunjung Pancuran 13 Guci dikenai tarif Rp10 ribu.


Hal itu pun diungkapkannya saat mendampingi Ketua MPR Ahmad Muzani meninjau langsung kondisi kawasan Pancuran 13, Senin (16/2).

Sidak juga dihadiri Wakil Menteri Agama Ayahanda Muhammad Syafiie, anggota DPR RI Novita Wijayanti dan Danang Wicaksana, serta perwakilan Kementerian Pariwisata dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Fikri kemudian menegaskan, setelah proses restorasi dan rekonstruksi kawasan tersebut selesai, pengelolaannya harus diserahkan kembali kepada warga tanpa adanya pungutan yang memberatkan.

“Pengelolaannya diserahkan kembali kepada masyarakat, bahkan masyarakat adat sudah menyatakan kesiapannya untuk mengelolanya. Sekali lagi pengelolaan tanpa bayaran ini bertujuan untuk memperkuat makna dan makna keberadaan Air Mancur 13,” ujarnya.

Selain itu, kata Fikri seraya menambahkan, revitalisasi wisata Guci jangan hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik saja. Perencanaan yang komprehensif, menurutnya, juga perlu mencakup penghijauan dan upaya mitigasi yang konkrit agar bencana banjir bandang serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

Langkah mandiri ini juga sesuai dengan harapan masyarakat setempat. Ketua Komunitas Guci, Beni Khaeroni, menyatakan Pancuran 13 awalnya merupakan fasilitas umum.

“Kami berharap kedepannya tidak dipungut biaya lagi sehingga menjadi daya tarik kembali dan memberikan manfaat yang luas kepada warga,” kata Beni.

(di antara)