Berita 90 RT dan 10 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

by
Berita 90 RT dan 10 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir


Jakarta, Pahami.id

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 90 RT dan 10 ruas jalan terendam banjir. banjir Sabtu (24/1) pagi, ibu kota diguyur hujan sejak malam sebelumnya.

Data tersebut disampaikan melalui unggahan resmi di akun Instagram Pemprov DKI Jakarta yang dirilis pada pukul 08.00 WIB. Dalam informasi tersebut, Pemda mengimbau warga untuk waspada di wilayah terdampak banjir.


Penyebaran banjir meliputi empat wilayah kota administratif.

Di Jakarta Barat, banjir merendam 51 RT dengan ketinggian air bervariasi antara 15 hingga 120 sentimeter. Daerah terdampak antara lain Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kedoya Selatan dan Utara, Jelambar, Kembangan Selatan dan Utara, Meruya Selatan, dan Joglo.

Sementara di Jakarta Timur tercatat 25 RT terendam banjir, dengan titik terdampak seperti Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, Cililitan, dan Cipinang Melayu. Di beberapa lokasi, ketinggian air dilaporkan mencapai 200 sentimeter.

Di Jakarta Selatan, banjir terjadi di 7 RT antara lain Rawajati, Pejaten Timur, dan Kebon Baru dengan ketinggian air berkisar antara 25 hingga 210 sentimeter. Sementara di Jakarta Utara, banjir menenggelamkan 7 RT di kawasan Kapuk Muara dengan ketinggian air sekitar 40-75 sentimeter.

Tak hanya pemukiman, banjir juga berdampak pada 10 ruas jalan utama di Jakarta. Beberapa di antaranya adalah Jalan Daan Mogot KM 13, Jalan Gotong Royong Kapuk, Jalan Taman Kota Kedaung Kali Angke, Jalan Strategi Raya Joglo, Jalan Prepedan Raya Kamal, dan Jalan Kembangan Raya. Ketinggian air di ruas jalan ini berkisar antara 10 hingga 30 sentimeter.

Seiring meluasnya banjir, Pemda DKI pun menyiapkan beberapa lokasi pengungsian di wilayah terdampak. Fasilitas umum seperti masjid, surau, balai raya, RPTRA, dan pos RW berfungsi sebagai tempat penampungan sementara bagi warga terdampak banjir.

Untuk menangani banjir, Pemda DKI mengerahkan anggota BPBD untuk memantau situasi banjir di setiap wilayah.

Pemprov juga bekerja sama dengan instansi terkait seperti Sumber Air (SDA), Bina Marga, dan Gulkarmat untuk melakukan pengambilan air serta memastikan sistem drainase dan pipa air bekerja maksimal. Selain itu, kebutuhan dasar bagi para penyintas juga disediakan.

Pemda DKI mengimbau masyarakat selalu berhati-hati, sebisa mungkin menghindari kawasan banjir, dan mengikuti instruksi petugas di lapangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memperkirakan hujan lebat hingga sangat deras masih berpotensi turun di wilayah Jakarta dan sekitarnya sepanjang akhir pekan ini.

Dalam Peringatan Cuaca 23-27 Januari 2026, BMKG menyatakan hujan dengan intensitas sangat lebat berpeluang terjadi pada Sabtu (24/1), khususnya di wilayah Jabodetabek. Curah hujan diperkirakan sedikit mereda pada Minggu (25/1), namun kembali meningkat pada Senin (26/1).

(del/akhir)