Site icon Pahami

Lini Pertahanan Irak Bapuk! Shin Tae-yong Bisa Pasang Taktik Menyerang buat Bisa Balas Dendam di Piala Asia 2023 – Berita Hiburan

Pahami.id – Perjuangan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 akan dimulai dengan menghadapi Timnas Irak pada laga pertama Grup D yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Januari 2024. Meski demikian, Timnas Irak diakui sebagai lawan yang sulit. , peluang kemenangan nampaknya terbuka lebar karena adanya kelemahan tertentu di kubu lawan

Pelatih Irak Hamza Dawoud terang-terangan menyatakan lini pertahanan timnas Irak menjadi titik lemah yang bisa dimanfaatkan tim lawan termasuk timnas Indonesia pada turnamen Piala Asia 2023 mendatang.

“Di lini pertahanan, kami masih goyah dan menjadi lini terlemah di Timnas Irak. Namanya kami harap ada di level yang lebih tinggi, mengingat kami akan menghadapi tim besar,” ujarnya di Winwin.

Gelandang tim nasional Irak Amjad Attwan (tengah) ditandai oleh striker Suriah Omar Khribin (kanan) saat pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia antara Irak vs Suriah, di Stadion Thani Bin Jassim di ibu kota Qatar, Doha, pada 11 November 2021. KARIM JAFAR / AFP.

Namun, bukan berarti Pasukan Nasional Irak tidak memiliki kelebihan. Dawoud memuji keputusan Jesus Casas yang memanggil pemain berkualitas di lini tengah.

Menurut Dawoud, kualitas lini tengah Timnas Irak sangat bagus dan bisa menjadi ancaman serius bagi kompetitor termasuk Timnas Indonesia.

Lini tengah memiliki pemain profesional terbaik, terkuat dan terbaik. Saya berharap Montader Majed bisa mencapai level yang sama dengan Amir Al-Amari dan Zidane Iqbal.

Namun, tantangan sesungguhnya mungkin terbentang di depan, dimana Dawoud menyatakan keprihatinannya atas ketidaksiapan fisik dan mental Mohanad Ali.

“Untuk barisan depan, saya kira memanggil tiga striker saja tidak cukup. Mohanad Ali belum siap secara fisik dan mental. Aymen Hussein dan Ali Al Hamadi mungkin akan menjadi starter, tapi kemudian kami tidak punya cadangan,” kata Dawoud.

Melihat sejarah pertemuan Timnas Indonesia dan Irak, skuad Merah Putih punya catatan kurang menggembirakan.

Dari tujuh laga yang dilakoni, Timnas Indonesia enam kali kalah dan hanya sekali imbang, yakni pada Kualifikasi Piala Dunia 1974 dengan skor 1-1.

Apalagi, dalam empat laga terakhir, Timnas Indonesia gagal menembus gawang Irak sehingga menimbulkan tantangan pahit bagi pelatih Shin Tae-yong.

Dengan memahami secara mendalam kelemahan dan kelebihan lawan, diharapkan timnas Indonesia bisa memanfaatkan celah tersebut untuk meraih kemenangan penting di laga pembuka Piala Asia 2023 dan mengukir babak baru dalam sejarah pertemuan mereka.

Exit mobile version