Site icon Pahami

Liga 1 Indonesia Nomor Wahid, Liga Thailand dan Malaysia Lewat – Berita Hiburan

Pahami.id – Liga 1 Indonesia diklaim sebagai liga termahal di ASEAN mengalahkan Liga Thailand hingga Liga Super Malaysia.

Klaim tersebut diungkapkan oleh data dari Transfermarkt, situs bola terpercaya asal Jerman yang berfokus pada statistik, transfer hingga kontrak pemain dan kompetisi sepak bola.

Data Transfermarkt menyebutkan nilai pasar Liga 1 Indonesia mencapai 75,66 juta euro atau setara Rp 1,26 triliun.

Pesepakbola Madura United Hugo Gomes (kedua kiri) melakukan selebrasi bersama rekannya usai mencetak gol ke gawang Persib Bandung pada pertandingan Liga 1 BRI di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Minggu (2/7/2023). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/nym.

Data tersebut dikumpulkan berdasarkan nilai penjualan 18 tim peserta Liga 1 musim ini dimana Persib Bandung menjadi tim termahal di Indonesia dengan nilai 5,83 juta euro.

Nilai pasar Liga 1 Indonesia sendiri sedikit di atas Liga 1 Thailand sebagai liga tertinggi di Thailand. Disebutkan, Liga 1 Thailand memiliki nilai pasar 73 juta euro atau Rp 1,21 triliun.

Namun, nilai pasar tertinggi klub Thailand jauh di atas Liga 1. Buriram United disebut memiliki nilai pasar 10,50 juta euro, diikuti oleh BG Pathum United dengan 8,93 juta euro.

Sementara jarak antara ketiga liga termahal di Asia Tenggara ini cukup berimbang dengan dua liga di atasnya. Ya, Liga Super Malaysia ditaksir memiliki harga jual 53,74 juta euro atau setara Rp 898 miliar.

Namun, Johor Darul Takzim sebagai klub besar di Malaysia memiliki nilai pasar yang besar. Klub berjuluk Macan Selatan itu diperkirakan memiliki nilai pasar 8,90 juta euro.

Meski menjadi kompetisi termahal se-ASEAN, kualitas Liga 1 Indonesia sebenarnya masih di bawah Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Berdasarkan peringkat terbaru kompetisi sepak bola di Asia 2023 yang dirilis AFC, Liga 1 Indonesia berada di peringkat 26 alias terbaik keenam di kawasan ASEAN.

Posisi tersebut sangat jauh tertinggal dari Thailand yang berada di peringkat delapan kompetisi terbaik se-Asia dan Malaysia yang berada di posisi ke-13.

[Penulis: Aditia Rizki]

Exit mobile version