Site icon Pahami

Pahami- Fantastis! Pemilik Warung Bihun Ini Jual Resep hingga Rp 3,9 Miliar

Pahami- Fantastis! Pemilik Warung Bihun Ini Jual Resep hingga Rp 3,9 Miliar




Jakarta

Pemilik warung bihun legendaris di Singapura memutuskan untuk menjual bisnis kulinernya. Saat ini ia sedang mencari penerus yang mau membeli bisnis beserta resepnya seharga Rp 3,9 M!

Beberapa pemilik usaha kuliner legendaris memutuskan tidak melanjutkan usahanya. Ada yang ingin pensiun karena masalah kesehatan, tapi ada juga yang memang sudah tidak lagi mau berkecimpung di dunia tersebut.

Para pemilik ada yang langsung menutup usaha kuliner tersebut, menyerahkan ke pewaris, atau menjualnya kepada siapapun yang bersedia meneruskan.


Penjual bihun legendaris ini pun memilih opsi paling terakhir, yaitu dengan menjual bisnis beserta resepnya kepada siapa saja yang mau.

Pria 80 tahun itu memiliki usaha kuliner di kawasan Holland Village, Singapura bernama XO Fish Head Bee Hoon. Warungnya termasuk legendaris karena dirintis pemiliknya, Ricky pada tahun 1994, lapor asiaone.com (8/1).

Warung makan ini populer karena hidangan bihun yang ditawarkan dilengkapi dengan kepala ikan. Selain itu mereka juga punya hidangan san lao hor fun, har cheong gai (ayam goreng direndam pasta udang), dan menu makan lain yang tak kalah enak.

Warung bihun ini akan dijual oleh pemiliknya seharga 3 miliar. Foto: Oddle/Holland Village XO Fish Head Bee Hoon / Instagram @mightyfoodie

Ricky sendiri yang menciptakan resep bihun kepala ikan dengan saus XO. Ia juga mengaku menjadi pelopor hidangan ini di Singapura.

Meski populer, Ricky tetap mengalami berbagai macam rintangan. Pada 2006 ia sempat membuka cabang lain di Chinatown, tetapi berakhir tutup. Setelah kenaikan biaya sewa di tahun 2010 ia juga memindahkan kiosnya ke kedai kopi di Dover.

Sayangnya reputasi Ricky tidak bagus. Selama bertahun-tahun pemilik warung tersebut dikenal sebagai penjual yang tak ramah ke pelanggan. Bahkan warungnya hanya mendapat rating 3,1 dari 5 di Google Review.

Usianya kini semakin bertambah. Keempat anaknya pun tidak ingin meneruskan jejaknya menjadi penjual bihun. Setiap hari Ricky berjualan selama 2 sesi yaitu pukul 10 pagi sampai 2 siang dan pukul 5 sore sampai 10 malam.

Ricky memang bangga dengan usaha yang telah ia bangun, tetapi pria Singapura ini ingin pensiun dan menikmati masa tuanya.

Akhirnya Ricky menjual warung tersebut beserta resepnya. Sebenarnya sebelum pandemi ia sempat diberi tawaran untuk menjual warungnya dengan harga $1,5 juta SGD atau sekitar Rp 19 Miliar. Tetapi saat itu ia tolak karena bisnis sedang berjalan lancar.

Begini tampilan mie bihun yang ditawarkan oleh warung legend tersebut. Foto: Instagram @mightyfoodie

Menyadari banyak tantangan yang ia alami selama beberapa tahun terakhir, Ricky pun menyesal. Ia lalu memutuskan untuk menjual usaha kulinernya dengan harga $400.000 SGD (Rp 5,2 miliar). Saat ini, harganya semakin diturunkan yaitu hanya $300.000 SGD atau sekitar Rp 3,9 miliar.

“Saya terbuka untuk negosiasi harga,” ujarnya kepada Shin Min Daily News.

Selain meninggalkan merek dan resep rahasia andalan, Ricky juga bersedia tetap meninggalkan karyawannya jika memang negosiasi dan diskusi berjalan lancar.

“Ini adalah buah dari kerja keras saya selama beberapa dekade, saya berharap seseorang dapat melanjutkannya,” jelasnya.

Pemilik usaha bihun ini sudah punya rencana cadangan. Jika dalam dua tahun kedepan tidak ada yang berminat, dia akan menutup usaha selamanya.

(aqr/adr)



Source link

Exit mobile version