Jakarta, Pahami.id —
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bercanda tentang kemungkinan dia jatuh langsung ke saluran pembuangan Jakarta untuk membersihkan sampah.
Lelucon tersebut disampaikan Pramono saat bersama Ketua Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla (JK), melakukan pengabdian masyarakat kepada warga di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu (8/2).
“Tadi saya bercanda dengan Pak JK, ‘Pak JK, kita besar di lingkungan yang teknokrasi. Memang benar saya dan Pak JK tidak mau masuk gorong-gorong, tapi yang berfungsi adalah pikiran dan otaknya’. Pak JK tertawa,” ujar Pramono.
“Sekali-sekali Pak Gubernur masuk ke got, saya mau saja pak, tapi nanti wartawan kaget kalau saya masuk ke got,” lanjutnya.
Pramono mengatakan, gerakan ‘Jaga Jakarta Bersih’ akan digelar berkala setiap minggunya. Hal ini dilakukan untuk menjamin kebersihan kota Jakarta.
Tak hanya itu, kata Pramono, pihaknya juga terus menggencarkan upaya normalisasi Sungai Ciliwung untuk membantu mengatasi banjir Jakarta.
“Sebenarnya ini berlangsung terus-menerus, bersamaan dengan yang saya sampaikan, normalisasi Ciliwung kita sudah dimulai. Pembebasan lahan hampir selesai. Lalu Cakung Lama dan Krukut. Jadi hari ini misalnya mobile excavator ada 60 unit, truk sampah ada 144 dan juga bekerja di 66 lokasi seperti ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Pramono dan JK melakukan kerja bakti bersama warga membersihkan Jakarta, Minggu (8/2). Mereka berdua langsung turun melakukan pengabdian masyarakat bersama warga Cipinang Melayu, Jakarta Timur.
“Hari ini kita ikut serta bersama dalam upaya bersama yang dicanangkan serentak di seluruh Jakarta yang kita namakan Jaga Jakarta Bersih,” kata Pramono di lokasi.
Tadi saya bercanda dengan Pak JK, ‘Pak. JK, kita besar di lingkungan teknokrasi. Tentu saja saya dan Pak JK tidak mau masuk ke gorong-gorong, tapi yang berfungsi adalah pikiran dan otak.’ Pak JK tertawa.
Sesekali Pak Gubernur masuk ke gorong-gorong, saya mau saja pak, tapi nanti wartawan kaget kalau saya masuk ke gorong-gorong.
(disk / mikrofon)

