Site icon Pahami

Berita Waspada Serangan AS, Iran Buru-buru Angkut Minyak Mentah ke Tanker

Berita Waspada Serangan AS, Iran Buru-buru Angkut Minyak Mentah ke Tanker


Jakarta, Pahami.id

Iran memuat hampir tiga kali lipat jumlah minyak biasanya ke kapal tanker di Teluk Persia sebagai respons terhadap ancaman serangan dari Amerika Serikat.

Serangan AS dapat mencegah minyak Iran memasuki pasar. Situs perdagangan pasar global Kpler melaporkan bahwa ekspor minyak Iran dari Pulau Kharg mencapai hampir 20 juta barel pada tanggal 15 dan 20 Februari.


Pulau Kharg adalah lokasi terminal besar tempat 90 persen minyak Iran diekspor. Mereka mengekstraksi minyak dari negara tersebut dan memuatnya ke kapal untuk diekspor ke berbagai negara, katanya Mata Timur TengahRabu (25/2).

Menurut laporan Bloomberg jumlah tersebut setara dengan lebih dari 3 juta barel per hari dan hampir tiga kali lipat dibandingkan bulan Januari.

Sebagai perbandingan, rata-rata minyak Iran selama tiga bulan sebelumnya adalah 1,54 juta barel per hari.

Iran bukan satu-satunya produsen minyak di Timur Tengah yang meningkatkan ekspor minyaknya.

Reuters Arab Saudi meningkatkan produksi dan ekspor minyak sebagai bagian dari rencana darurat – jika serangan AS terhadap Iran mengganggu pasokan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berulang kali mengancam akan menyerang Iran jika mereka tidak mencapai kesepakatan nuklir.

Trump ingin pengayaan nuklir Iran dihentikan dan produksi rudal dibatasi secara ketat.

Rudal adalah salah satu senjata pertahanan Iran. Mereka juga berulang kali menyatakan bahwa program nuklir diciptakan untuk tujuan damai.

Selain itu, Iran juga telah memastikan siap menjalani pengawasan nuklir dari Badan Energi Atom Internasional.

(isa/bac)


Exit mobile version