Site icon Pahami

Berita Wamen Haji Cabut Tanda Kaveling KBIHU di Tenda Jemaah RI di Arafah

Berita Wamen Haji Cabut Tanda Kaveling KBIHU di Tenda Jemaah RI di Arafah


Jakarta, Pahami.id

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak melepas penanda yang dipasang Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) di beberapa tenda jamaah di Arafah, Arab Saudi.

Dalam video yang viral di media sosial, Dahnil menyebut penanda tersebut ilegal dan memperingatkan KBIH agar tidak melanggar aturan.


“Ini ilegal, sudah ada standarnya, kita sudah punya. Yang tidak patuh akan kita keluarkan izin KBIH,” ujarnya.

Dalam video lainnya, Dahnil memperlihatkan lampiran kertas bertuliskan “KLOTER 10 PLM JAMAAH HAJI KBIHU AL-MUHAJIRIN.”

Dahnil kemudian mengatakan, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf sudah berkali-kali menyampaikan kepada KBIH bahwa tidak sesuai aturan pemerintah jika izinnya dicabut.

Irfan, Dahnil, dan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar meninjau tenda jemaah di Arafah pada Kamis malam.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, terdapat tempelan nama kelompok dan tulisan KBIUH di tenda yang dikelola Rakeen syariah dan Duyuful Bait.

Lembaran yang dipajang di pintu masuk juga tampak dicantumkan logo syariah agar penandanya tampak resmi.

Musim haji tahun ini jatuh pada bulan Mei dan mencapai puncaknya pada tanggal 26 Mei 2026 atau 9 Zulhijah 1447 Hijriah.

Setiap tahunnya, jutaan calon jamaah haji mengunjungi Arab Saudi untuk menunaikan rukun Islam yang kelima. Setiap tahunnya pemerintah memperbaiki atau meningkatkan fasilitas agar jamaah dapat beribadah dengan nyaman.

(isa/bac)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google





Exit mobile version