Jakarta, Pahami.id —
Walikota MadiunMaidi tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) pada Senin malam (19/1) usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT).
Berdasarkan pemantauan CNNIndonesia.comMaidi dan delapan orang lainnya tiba di KPK sekitar pukul 22.33 WIB. Sambil menenteng tas di kedua tangannya, Maidi tampak santai dan tersenyum ke arah awak media.
Pasca penangkapan, Maidi mengaku selalu berusaha yang terbaik untuk masyarakat Madiun. Ia justru meminta doa dari masyarakat untuk kesehatan.
“Saya tidak capek-capek membangun Kota Madiun. Kalau ada kekurangan, doakan saya sehat,” ujarnya kepada wartawan.
Sebelumnya, KPK melakukan operasi senyap di Madiun dan menangkap total 15 orang. Dari jumlah yang ditangkap, 9 orang dibawa ke Jakarta termasuk Wali Kota Madiun, Maidi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, dalam penangkapan tersebut, penyidik juga memperoleh sejumlah barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta.
Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait pembayaran proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun, jelasnya.
Namun KPK belum memberikan keterangan rinci terkait kronologi kasus dan penangkapan tersebut.
(tfq/dal)

