Site icon Pahami

Berita Usai Putin, Giliran Trump Telepon Xi Jinping Bahas soal Iran

Berita Usai Putin, Giliran Trump Telepon Xi Jinping Bahas soal Iran


Jakarta, Pahami.id

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara di telepon dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Rabu (4/2).

Trump mengatakan pembicaraannya dengan Xi berlangsung panjang dan komprehensif, serta mencakup berbagai topik mulai dari Iran hingga Rusia.

“Banyak topik penting yang dibahas termasuk perdagangan, militer, kunjungan bulan April ke Tiongkok (yang sangat saya nantikan), Taiwan, perang Rusia/Ukraina, situasi terkini dengan Iran,” kata Trump di situs media sosialnya Truth Social.


Iran menjadi subyek penting bagi AS setelah demonstrasi besar-besaran sejak Desember lalu. Trump juga berulang kali sesumbar bahwa ia akan menyerang negaranya jika negara tersebut tidak berhenti membunuh pengunjuk rasa.

Ancaman Trump kini semakin meningkat. AS siap menyerang Iran jika kesepakatan nuklir gagal. Tiongkok adalah mitra penting Iran.

Dalam kesempatan tersebut, kedua kepala negara juga membahas pembelian minyak dan gas Tiongkok dari AS, produk pertanian termasuk kedelai, dan pengiriman mesin pesawat. Dalam perbincangan tersebut, Trump juga memuji diskusi dengan Xi Jinping.

“Semuanya sangat positif. Hubungan dengan Tiongkok dan hubungan pribadi saya dengan Presiden Xi sangat baik,” kata Trump.

Dia kemudian berkata, “Kami berdua menyadari betapa pentingnya menjaga hubungan seperti itu.”

Trump juga yakin bahwa di bawah kepemimpinannya, hubungan AS dan Tiongkok akan terus membaik.

Sementara itu, kantor berita pemerintah Tiongkok, Xinhua, melaporkan bahwa Trump dan Xi menjaga komunikasi yang baik.

Xi, lanjut laporan itu, mengatakan perbedaan pendapat Tiongkok dengan AS dapat diselesaikan secara damai asalkan didasarkan pada kesetaraan dan rasa hormat.

Ia juga menggarisbawahi bahwa masalah Taiwan tetap menjadi prioritas. Pulau tersebut telah berusaha memisahkan diri dari Tiongkok, namun pemerintah yang bermarkas di Beijing menegaskan bahwa pulau tersebut akan mempertahankan diri jika perlu dengan kekerasan.

“Xi menekankan bahwa masalah Taiwan adalah masalah terpenting dalam hubungan Tiongkok-AS,” lapor Xinhua.

Pembicaraan Trump dan Xi terjadi setelah Presiden Tiongkok berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin melalui panggilan video.

Dalam siaran di televisi Rusia, Putin memuji hubungan antara Rusia dan Tiongkok saat ini, yang menurutnya telah menjadi faktor stabilisasi yang penting di tengah gejolak dunia.

(isa/dna)


Exit mobile version