Site icon Pahami

Berita Trump Telepon Netanyahu, Desak Israel Setop Serang Hizbullah

Berita Trump Telepon Netanyahu, Desak Israel Setop Serang Hizbullah


Jakarta, Pahami.id

kata Presiden Amerika Serikat Donald Trump Israel dan milisi di Lebanon Hizbullah sepakat untuk menghentikan pertempuran, setelah pasukan Zionis menyerang negara-negara tetangga.

Trump mengatakan dia telah berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan menerima jaminan bahwa Tel Aviv tidak akan mengirim pasukan ke Beirut.


“Tidak akan ada pasukan yang dikirim ke Beirut, dan pasukan apa pun yang sedang dalam perjalanan telah dikembalikan,” kata Trump di Truth Social, Senin (1/6), dikutip Anadolu Agency.

Trump juga meminta Netanyahu untuk tidak melakukan serangan besar-besaran ke Beirut. Selain itu, Trump mengakui bahwa dia melakukan pembicaraan yang sangat baik dengan para petinggi Hizbullah.

“Dan mereka sepakat bahwa semua penembakan akan dihentikan, bahwa Israel tidak akan menyerang mereka, dan mereka tidak akan menyerang Israel,” ujarnya.

Israel kembali menyerang Lebanon dengan gencar meski menyetujui gencatan senjata pada 17 April yang diperpanjang selama 45 hari. Jika dihitung, kesepakatan itu akan berakhir pada 1 Juni.

Netanyahu mengklaim serangan itu dilakukan karena Hizbullah menyerang kota dan masyarakat Israel.

“Israel akan menyerang sasaran teroris di Beirut,” kata Netanyahu.

Israel dan Hizbullah sebelumnya mencapai gencatan senjata pada November 2024. Namun, tentara Zionis berulang kali melanggar perjanjian tersebut dengan terus menyerang Lebanon.

Serangan Israel ke Lebanon kali ini juga terjadi saat AS dan Iran sedang berusaha mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung sejak 28 Februari.

Dalam usulan Iran, mereka meminta AS dan sekutunya berhenti menyerang Lebanon. Namun tindakan Israel membuat marah Teheran dan mengakibatkan terhentinya perundingan perdamaian.

(isa/dna)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google




Exit mobile version