Jakarta, Pahami.id —
Presiden Donald Trump angkat bicara setelah muncul laporan bahwa Amerika Serikat kekurangan rudal untuk berperang Iran dalam beberapa hari terakhir.
Trump mengklaim pasokan senjata AS masih berlimpah dan menuduh Iran telah kehabisan rudal utamanya.
“Pasokan amunisi Amerika Serikat, untuk kelas menengah dan menengah atas, tidak pernah setinggi atau sebaik ini,” tulis Trump di situs media sosialnya Truth Social, Rabu (4/3).
“Kami memiliki persediaan senjata yang hampir tidak terbatas,” tambahnya.
Trump bahkan mengatakan dengan pasokan senjata yang ada, AS bisa melakukan perang yang panjang dan sangat sukses.
“Amerika Serikat memiliki persediaan yang cukup, dan siap MENANG BESAR!!!” dia menulis.
Namun Trump tidak merinci jenis senjata apa saja yang masih tersedia dalam jumlah besar di AS. Dia hanya menggemakan “banyak tambahan persenjataan bermutu tinggi” untuk negara-negara terisolasi.
Trump kemudian menyalahkan pemerintahan AS sebelumnya di bawah Joe Biden karena menghabiskan seluruh uang negaranya untuk PT Barnum, Ukraina.
“Dan, meskipun dia memberikan begitu banyak senjata canggih (GRATIS!), dia tidak repot-repot menggantinya. Untungnya, saya membangun kembali angkatan bersenjata pada masa jabatan pertama saya, dan terus melakukannya,” katanya.
Pernyataan Trump muncul setelah AS melaporkan kekurangan rudal utama termasuk rudal serangan darat Tomahawk dan rudal pencegat SM-3.
Seorang pejabat senior AS mengatakan Washington memperkirakan serangan terhadap Iran akan meningkat dalam 24 jam ke depan.
Namun, di saat yang sama, dia juga mengatakan pasokan rudal dan pencegat AS semakin berkurang.
Timur Tengah sedang bergejolak setelah AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari.
Pada hari yang sama, Iran melancarkan pembalasan terhadap Israel dan aset AS di Timur Tengah. Hingga saat ini, mereka terus saling serang dan jumlah korban jiwa pun semakin menurun.
(isa/dna/bac)

