Site icon Pahami

Berita Trump Ancam Wapres Venezuela Bisa Bernasib Lebih Buruk dari Maduro

Berita Trump Ancam Wapres Venezuela Bisa Bernasib Lebih Buruk dari Maduro


Jakarta, Pahami.id

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez bahwa dia akan membayar “harga yang mahal” jika Paman Sam tidak mematuhinya.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah tersebut AtlantikTrump mengatakan Rodriguez, yang kini memimpin Venezuela untuk sementara waktu, akan menghadapi konsekuensi yang lebih serius dibandingkan mantan Presiden Nicolas Maduro, yang digulingkan oleh AS, jika ia gagal bekerja sama.


“Jika [Delcy Rodriguez] jika dia tidak melakukan hal yang benar, dia akan menanggung akibatnya yang besar, mungkin lebih besar dari Maduro,” kata Trump. Al Jazeera.

Trump menanggapi apa yang disebutnya sebagai penolakan Rodriguez terhadap intervensi bersenjata AS yang berujung pada penangkapan Maduro.

Trump sebelumnya memuji Rodriguez pada hari Sabtu setelah pasukan AS menangkap Maduro dan istrinya. Namun, Rodriguez kemudian menyatakan negaranya akan mempertahankan sumber daya alamnya.

Dalam konferensi pers di Caracas setelah penangkapan Maduro, Rodriguez menegaskan bahwa dia tidak akan bernegosiasi dengan AS. Hal ini bertentangan dengan klaim Trump.

“Rodriguez tampak sangat tenang dalam konferensi pers segera setelah pernyataan Trump, bersikeras bahwa Venezuela bukanlah koloni negara mana pun,” kata Chris Gilbert, seorang profesor di Universitas Bolivarian Venezuela. Al Jazeera.

Menurut Gilbert, Rodriguez memposisikan kekuasaan pemerintahannya sebagai sesuatu yang berakar pada rakyat dan legitimasi demokrasi.

Rodriguez juga menguraikan strategi pertahanan yang mengandalkan aliansi antara militer, warga negara dan polisi, sambil menyentuh mobilisasi milisi di lingkungan sekitar di seluruh negeri.

Sementara itu, Trump membela keputusannya untuk menangkap paksa Maduro.

Trump mengatakan kepada majalah tersebut, “Anda tahu, membangun kembali di sana dan mengubah rezim, apa pun sebutannya, lebih baik daripada sekarang. Tidak mungkin lebih buruk lagi.”

Trump juga mengatakan negara-negara lain berpotensi menjadi target intervensi AS.

“Tentu saja kita membutuhkan Greenland,” katanya tentang pulau yang merupakan bagian dari Denmark, anggota NATO.

(rds)



Exit mobile version