Site icon Pahami

Berita Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Iran, Sesumbar Tak Butuh Bantuan

Berita Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Iran, Sesumbar Tak Butuh Bantuan


Jakarta, Pahami.id

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing pada 14-15 Mei.

Mereka akan membahas secara mendalam masalah Iran di tengah kebuntuan perundingan Washington-Teheran.

Trump berangkat ke Beijing pada Selasa (12/5) sore waktu setempat dan dijadwalkan tiba pada Rabu malam. Sebelum kunjungannya, ia menekankan bahwa AS tidak membutuhkan bantuan Tiongkok untuk menyelesaikan masalah Iran.


“Saya rasa kami tidak memerlukan bantuan apa pun terhadap Iran. Kami akan menang dengan cara apa pun,” kata Trump ketika ditanya apakah Tiongkok harus melakukan intervensi terhadap Iran, seperti dikutip dari Reuters.Saya Agensi Anadolu.

“Kami akan menang [perang melawan Iran] dengan cara damai atau dengan cara lain,” sesumbarnya.

Belakangan ini, AS disinyalir menunjukkan tanda-tanda frustrasi terhadap Iran karena belum mencapai titik temu dalam perundingan.

Trump bahkan menyatakan gencatan senjata AS dengan Iran berada dalam kondisi kritis dan di ambang kematian.

Isu negosiasi dan gencatan senjata juga akan menjadi topik penting dalam pertemuan Trump dan Xi Jinping.

“Kami akan membicarakannya panjang lebar. Sejujurnya menurut saya dia cukup bagus,” kata Trump.

Ia juga sesumbar bahwa blokade AS di sekitar jalur pelayaran Selat Hormuz tidak menjadi masalah bagi China. Selama blokade, pasukan Paman Sam menargetkan kapal-kapal yang menuju dan dari pelabuhan Iran.

Penargetan tersebut dilakukan dengan sengaja untuk menekan perekonomian Iran sehingga tidak bisa mengimpor atau mengangkut minyak ke negara lain.

“Lihat batasannya, tidak masalah. Memang benar [China] mendapatkan banyak minyak dari daerah itu. Kami tidak punya masalah, dia [Xi] temanku,” kata Trump.

Tiongkok adalah pembeli minyak mentah Iran terbesar dengan 90 persen total penjualan negara Timur Tengah tersebut.

Beijing juga telah menunjukkan sikap yang jelas mengenai sanksi AS terhadap penjualan minyak Iran.

Pada awal Mei, Tiongkok meminta perusahaan-perusahaan milik negaranya untuk mengabaikan sanksi Washington terhadap lima kilang minyak negara tersebut setelah negara tersebut diduga berperan dalam memfasilitasi perdagangan minyak Iran.

Tiongkok dan Iran memiliki hubungan yang erat dan erat. Kedua negara ini memiliki kerja sama di berbagai bidang termasuk ekonomi hingga pertahanan.

(siapa saja/anak-anak)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google





Exit mobile version