Site icon Pahami

Berita Tim Temukan Barang Korban dan Bagian Pesawat di Gunung Bulusaraung

Berita Tim Temukan Barang Korban dan Bagian Pesawat di Gunung Bulusaraung


Makassar, Pahami.id

Tim SAR gabungan menemukan beberapa barang dan dokumen yang diyakini milik korban kecelakaan pesawat terbang 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulawesi Selatan). Tak hanya itu, tim juga menemukan beberapa bagian pesawat di lokasi pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar mengatakan, penemuan tersebut didapat dari hasil pencarian intensif aparat darat di jalur ekstrim antara puncak dan pos 9 jalur pendakian.

Tim SAR menemukan berbagai barang yang diyakini milik korban, mulai dari dokumen pribadi, dompet, buku catatan, hingga barang elektronik. Selain itu, ditemukan juga beberapa bagian pesawat seperti jaket pelampung dan sinyal kebakaran di sekitar kepala pesawat, kata Arif dalam keterangan resminya, Senin (19/1).


Seluruh barang dan bagian pesawat yang ditemukan telah aman, kata Arif, dan akan dicatat serta ditandai koordinatnya sesuai prosedur. Menurut Arif, penemuan ini menjadi petunjuk penting untuk mempersempit area pencarian dan menentukan langkah proses evakuasi selanjutnya.

Medan di lokasi kejadian sangat terjal dan berisiko tinggi. Proses pencarian dilakukan dengan teknik khusus antara lain membalas dan membuka jalan sehingga memerlukan timing, ketelitian dan koordinasi yang kuat antar elemen,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Indonesia Marsekal TNI Mohammad Syafii mengatakan tim SAR gabungan semakin mendekati titik kritis.

Penemuan harta benda korban dan bagian pesawat menunjukkan tim SAR gabungan sudah sangat dekat dengan titik penting. Ini hasil kerja keras, kedisiplinan, dan kerja sama seluruh elemen di lapangan, kata Syafii.

Syafii menjelaskan cuaca dan kondisi alam masih menjadi tantangan utama dalam operasi SAR. Kabut tebal, medan terjal, dan perubahan cuaca yang cepat seringkali menghambat pergerakan pasukan, baik dari udara maupun darat.

Meski menghadapi tantangan yang besar, tim SAR gabungan tetap bekerja maksimal dengan mengutamakan keselamatan anggota. Operasi ini akan terus dilakukan secara profesional dan terukur hingga seluruh proses pencarian dan evakuasi dapat selesai, tutupnya.

(mir/dal)


Exit mobile version