Jakarta, Pahami.id —
Tim SAR gabungan menemukan dua jenazah di bebatuan pada hari kedua operasi pencarian banjir lahar dingin di Sungai Senowo, lereng Gunung MerapiDukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (3/3).
Banjir lahar dingin ini terjadi pada Selasa (3/3) sekitar pukul 15.30 WIB setelah hujan deras mengguyur puncak Gunung Merapi.
Pada operasi hari pertama kemarin, satu korban ditemukan tewas di lokasi kejadian dan empat orang lainnya dalam pencarian, sedangkan enam lainnya luka-luka. Dua di antaranya masih menjalani perawatan di RS Muntilan.
Dengan demikian, kini tiga jenazah sudah ditemukan dan dua lainnya masih dalam pencarian.
Koordinator Unit Penerangan SAR Borobudur Arif Yulianto mengatakan, saat ini dua korban lagi masih dalam pencarian.
Kedua korban yang ditemukan hari ini adalah Heru Setyawan (25), warga Krinjing, dan Arif Fuad Hasan (26), warga Ngarwisatao Srumbung, Kabupaten Magelang.
Dikatakannya, pada operasi hari kedua tim dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk mempercepat proses evakuasi dengan radius pencarian hingga empat kilometer dari lokasi awal.
SRU pertama melakukan penggeledahan yang menempel pada unit K9 milik Polres Magelang. SRU kedua melakukan pencarian dari lokasi awal kendaraan terjebak hingga ke Dam 1. Sedangkan SRU ketiga melakukan pencarian dari Dam 1 hingga Dam 2 dan berakhir di kawasan Bendo.
Dari informasi yang kami terima, ada empat korban yang dilaporkan hilang. Alhamdulillah hari ini dua korban sudah ditemukan. Pencarian dua korban lainnya masih terus berjalan, kata Arif Yulianto di Magelang, Rabu.
Kata dia, jenazah kedua korban ditemukan di celah batu besar sekitar tiga kilometer dari titik awal kejadian.
Operasi pencarian melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, serta relawan dari berbagai komunitas potensi SAR di wilayah Magelang dan sekitarnya, kata Arif.
Selain korban jiwa, banjir lahar dingin juga menimbulkan kerugian materiil. Berdasarkan data sementara, tiga truk dilaporkan tersapu arus sungai, sedangkan 12 truk lainnya terjebak di kawasan aliran lahar.
Dua alat berat Kobelco juga dilaporkan masih tertimbun pasir dan batu serta belum dipindahkan.
(antara/gil)

