Jakarta, Pahami.id —
Thailand memperketat pemeriksaan kesehatan di beberapa bandara setelah India mendeteksi lima kasus virus Nipah di negara bagian Benggala Barat.
Pos Bangkok melaporkan Tiga bandara besar Thailand kini memperketat pemeriksaan terhadap wisatawan yang masuk, terutama yang datang dari Benggala Barat. Ketiga bandara tersebut adalah Suvarnabhumi, Don Mueang dan Phuket.
Berdasarkan informasi Department of Disease Control (DDC) Thailand pada Minggu (25/1), wisatawan yang tiba di bandara kini akan menjalani prosedur screening yang meliputi pemeriksaan suhu dan penilaian di lokasi, terutama bagi wisatawan yang memiliki tanda-tanda sakit.
Wisatawan yang diketahui mengalami demam tinggi atau gejala yang mengarah ke infeksi Nipah akan dipindahkan ke fasilitas karantina untuk pemeriksaan lebih lanjut sesuai protokol yang ditetapkan.
Sementara itu, pendatang dari Benggala Barat juga akan diberikan Kartu Kewaspadaan Kesehatan yang berisi gejala-gejala yang harus diwaspadai dan langkah-langkah yang harus dilakukan jika mengalami kondisi tersebut.
Gejala Nipah antara lain demam, sakit kepala parah, nyeri otot, sakit tenggorokan, batuk, kesulitan bernapas, mengantuk, kebingungan, dan kejang.
Penumpang yang mengalami gejala-gejala ini dalam waktu 21 hari setelah kedatangan disarankan untuk menemui dokter dan memberikan riwayat perjalanan mereka serta tanggal timbulnya gejala tersebut.
Bagi yang merasa kurang sehat dapat menghubungi hotline DDC di 1422 atau memindai kode QR di kartu. Hotline ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB.
Selain wisatawan asal India, DDC juga menerbitkan panduan perjalanan bagi warga Thailand yang berencana berwisata ke India.
Wisatawan didesak untuk memantau laporan kesehatan resmi, menghindari mengunjungi daerah wabah kecuali benar-benar diperlukan, dan melakukan tindakan pencegahan seperti menghindari kontak dengan hewan yang diketahui membawa atau menularkan virus.
Wisatawan juga diminta untuk mencuci buah-buahan hingga bersih sebelum memakannya, dan mencuci tangan dengan sabun setelah memegang hewan, daging, atau bangkai, terutama kelelawar, babi, kuda, kambing, kucing, dan domba.
Wisatawan yang kembali dari India dan mengalami gejala demam, sakit kepala, kelelahan, batuk, atau gejala neurologis lainnya diminta segera mencari pertolongan medis.
India baru-baru ini mendeteksi lima kasus Nipah di negara bagian Benggala Barat. Penyakit ini tampaknya menyebar di sebuah rumah sakit dekat kota Kolkata setelah dua perawat tertular virus tersebut, dan salah satu dari mereka berada dalam kondisi kritis.
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyatakan sejauh ini belum ada kasus Nipah yang terdeteksi di Negeri Gajah Putih. Kendati demikian, Anutin mengimbau masyarakat mengurangi kontak fisik, termasuk tidak berjabat tangan seperti saat wabah Covid-19.
(blq/dna)

