Site icon Pahami

Berita Temu Dubes, JK Ungkap Respons Iran soal Tawaran RI Jadi Mediator

Berita Temu Dubes, JK Ungkap Respons Iran soal Tawaran RI Jadi Mediator


Jakarta, Pahami.id

Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Yusuf Kallamengungkapkan tanggapan Iran menentang tawaran Indonesia untuk menjadi mediator dalam konfliknya dengan Amerika Serikat dan Israel

Dalam wawancara bersama Pahami.idJumat (6/3), JK mengaku menerima kedatangan Duta Besar Iran untuk Republik Indonesia Mohammad Boroujerdi di kediamannya, Jakarta Selatan, Selasa.

JK mengatakan dalam kesempatan itu Boroujerdi sempat membahas tawaran Indonesia sebagai mediator. Dia mengatakan kepada JK bahwa Iran menyambut baik tawaran tersebut, namun tetap bersikukuh bahwa Iran tidak akan bernegosiasi dengan AS.


“Iran menyambut baik niat tersebut sebagai hal yang baik. Namun Iran tegas pada pendiriannya untuk tidak melakukan negosiasi dengan AS, apa pun yang terjadi,” kata JK.

Dijelaskannya, Iran memiliki sejarah panjang sebagai pusat ilmu pengetahuan dalam peradaban Islam dan memiliki kemampuan teknologi yang kuat di antara negara-negara Islam.

[Gambas:Video CNN]

Dengan demikian, menurutnya, Iran akan terus menghadapi tekanan yang ada di tengah serangan Amerika Serikat dan Israel sejak 28 Februari.

JK juga menyarankan agar Indonesia memanfaatkan forum internasional untuk mendorong perdamaian.

JK juga mengatakan, langkah diplomasi yang bisa dilakukan Indonesia adalah dengan berkomunikasi dengan seluruh pihak yang terlibat untuk mencari solusi mengakhiri perang.

“Dalam situasi seperti ini, kedua belah pihak harus dihubungi secara bersamaan. Pertanyaannya, solusi apa yang akan diberikan Indonesia? Solusi tersebut tentu akan menghentikan perang,” ujarnya.

Ia berpendapat bahwa upaya perdamaian harus dimulai dengan menghentikan serangan yang sedang berlangsung agar konflik tidak semakin meluas.

(rnp/rds)



Exit mobile version